Jakarta — Pramuka SMAN 85 Jakarta menggelar kegiatan Penjelajahan Kota Jakarta pada Minggu (19/4/2026) dengan memanfaatkan transportasi publik sebagai bagian dari pembelajaran langsung di lapangan. Kegiatan ini dimulai dari SMAN 85 Jakarta menuju kawasan Bundaran HI.
Pembina Pramuka SMAN 85 Jakarta, Kak Nining Lasiyati, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan peserta pada sejarah dan ikon-ikon penting di Jakarta. Sejumlah lokasi yang dikunjungi antara lain Anjungan Skydeck Bundaran HI, Gedung Sarinah, Djakarta Theater, Patung Jenderal Sudirman, hingga Terowongan Kendal.
“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya mengenal Jakarta secara geografis, tetapi juga memahami nilai sejarah dari setiap tempat yang dikunjungi,” ujarnya.

Selama penjelajahan, para peserta tidak hanya berjalan dan mengamati, tetapi juga ditantang menyelesaikan berbagai tugas edukatif. Di antaranya memecahkan sandi, membuat infografis tentang sejarah dan fakta Djakarta Theater, menjawab soal seputar Gedung Sarinah, hingga membuat konten kreatif seperti video TikTok tentang Patung Jenderal Sudirman. Selain itu, peserta juga diminta mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk vlog.
Pradana Putri SMAN 85 Jakarta, Kak Sasi Kirana, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga.
“Kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan. Kami belajar bekerja sama, melatih keberanian, dan lebih mengenal Jakarta, khususnya di kawasan CFD. Walaupun melelahkan, pengalaman ini sangat berkesan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang dengan lokasi yang berbeda.

Sementara itu, Pradana Putra SMAN 85 Jakarta, Kak Dafindra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Ambalan yang telah disepakati dalam musyawarah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi peserta untuk memenuhi syarat kecakapan khusus (TKK), seperti TKK Pencari Jejak, Pengembaraan, dan Pengamatan.
Melalui kegiatan penjelajahan ini, diharapkan anggota Pramuka tidak hanya aktif secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan sejarah, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
Pewarta: Kak Sasi

