Jakarta Utara – Anggota Pramuka Pangkalan SDN 03 Sungai Bambu, Jakarta Utara, mengikuti kegiatan edukatif bertajuk “Pesona Batik Mangrove: Berkreasi dan Berinovasi” pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang terselenggara melalui sinergi dengan PT Serasi Autoraya tersebut menjadi sarana pengenalan budaya sekaligus kampanye program perlindungan anak Safe from Harm (Aman dari Bahaya) kepada anggota Pramuka usia Siaga dan Penggalang.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak mempelajari teknik batik tulis dan batik cap dengan motif yang terinspirasi dari ekosistem mangrove pesisir Jakarta Utara. Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan ini juga mengenalkan pentingnya menjaga lingkungan melalui kearifan lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
Di sela proses membatik, para Pembina Pramuka bersama fasilitator dari PT Serasi Autoraya memberikan edukasi mengenai nilai-nilai Safe from Harm. Materi yang disampaikan mencakup pencegahan perundungan (bullying), pentingnya menghargai keberagaman, serta menciptakan lingkungan sekolah dan kegiatan kepramukaan yang aman dan inklusif bagi seluruh peserta.

Kegiatan ini juga menjadi media penerapan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka. Proses membatik yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kerja sama dinilai selaras dengan semangat cinta alam, rajin, terampil, serta gembira. Selain itu, peserta diajak memahami hak setiap anak untuk merasa aman sekaligus memiliki tanggung jawab menjaga dan melindungi sesama teman.
Pembina Pramuka SDN 03 Sungai Bambu yang mendampingi kegiatan mengatakan bahwa pendidikan kepramukaan dapat disampaikan melalui berbagai pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.
“Kegiatan hari ini adalah contoh luar biasa bagaimana pendidikan kepramukaan bisa sangat fleksibel dan menyenangkan. Pesan Safe from Harm tidak harus disampaikan di dalam kelas secara kaku. Lewat canting dan lilin batik, adik-adik belajar bahwa perbedaan itu indah dan kebersamaan perlu dirawat tanpa kekerasan,” ujarnya.

Selain mengenalkan budaya dan nilai perlindungan anak, peserta juga mempelajari filosofi pohon mangrove sebagai simbol perlindungan. Pohon mangrove yang kokoh menjaga pesisir dari abrasi dianalogikan sebagai sikap saling menjaga dan melindungi yang harus dimiliki setiap anggota Pramuka terhadap sesamanya.
Sementara itu, CSR Supervisor PT Serasi Autoraya, Ridwan Ika, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

“Bagi kami, Gerakan Pramuka adalah wadah pembentukan karakter yang sangat efektif. Melalui kolaborasi ini, kami berharap nilai-nilai pelestarian budaya melalui batik dan rasa aman dari kampanye Safe from Harm dapat menjadi bekal kuat bagi adik-adik Pramuka di SDN 03 Sungai Bambu,” katanya.
Sebagai tindak lanjut kegiatan, karya batik mangrove hasil kreasi peserta akan dipamerkan di lingkungan SDN 03 Sungai Bambu. Pameran tersebut diharapkan dapat menjadi media edukasi sekaligus pengingat akan pentingnya kebersamaan, perlindungan anak, dan pelestarian budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Pewarta: Kak Ridwan

