Jakarta — Sebanyak 32 peserta dari seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-DKI Jakarta mengikuti kegiatan Gelang Ajar Pembina Pramuka 2026 yang digelar di Aula Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Inovasi Bisnis, Product Market Fit, dan Literasi Keuangan untuk Kemandirian Finansial”.
Kegiatan tersebut menjadi wadah pengembangan kapasitas bagi para Pembina Pramuka untuk meningkatkan wawasan di bidang kewirausahaan, inovasi bisnis, dan pengelolaan keuangan di era modern. Salah satu peserta yang hadir adalah Ecep Heri, Pembina Pramuka Ciracas sekaligus Anru Siaga Putra Kwarran Ciracas, Jakarta Timur.

Keikutsertaan Pembina Pramuka Ciracas dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kemampuan adaptif di tengah perkembangan sosial dan ekonomi yang terus berubah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai strategi pengembangan usaha, pemahaman kebutuhan pasar melalui konsep product market fit, hingga pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat berdiskusi langsung mengenai tantangan ekonomi dan peluang usaha masa kini.
Panitia kegiatan menilai bahwa pembina pramuka saat ini dituntut tidak hanya mampu membina karakter dan kepemimpinan generasi muda, tetapi juga memiliki pemahaman terkait kemandirian finansial dan pengembangan potensi ekonomi.
“Pramuka harus mampu melahirkan generasi yang mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pembina memiliki peran penting dalam menanamkan pola pikir tersebut,” ujar salah satu narasumber dalam kegiatan.

Sementara itu, Kak Ecep Heri mengaku memperoleh banyak pengalaman dan wawasan baru dari materi yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
“Acara ini sangat membuka wawasan saya, terutama tentang bagaimana pembina pramuka juga harus memahami dunia bisnis, inovasi, dan pengelolaan keuangan. Materinya sangat bermanfaat dan bisa diterapkan untuk pengembangan diri maupun kegiatan pembinaan di gugus depan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak Pembina Pramuka yang mampu mengikuti perkembangan zaman dan menjadi mentor yang relevan bagi generasi muda saat ini.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif bertukar pengalaman mengenai peluang usaha, pengembangan komunitas produktif, hingga strategi membangun ekosistem pembinaan yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.
Melalui kegiatan Gelang Ajar Pembina Pramuka 2026 ini, diharapkan seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di gugus depan masing-masing sehingga dapat menciptakan generasi Pramuka yang lebih inovatif, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.
Pewarta: Kak Ecep Heri

