Jakarta Timur – Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri Putra Tingkat Ranting (DKR) Pulogadung sukses menyelenggarakan Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putri Putra (Musppanitra) Ranting Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di wilayah Kwartir Ranting (Kwarran) Pulogadung, Jakarta Timur, ini menjadi forum tertinggi bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun arah kebijakan, serta memilih kepengurusan baru untuk masa bakti berikutnya.
Musppanitra diikuti oleh utusan Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai gugus depan, baik Ambalan maupun Racana, yang berada di bawah naungan Kwarran Pulogadung. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh jajaran Andalan Ranting Pulogadung sebagai bentuk dukungan terhadap proses regenerasi kepemimpinan di tingkat dewan kerja.

Ketua DKR Pulogadung dalam sambutannya menegaskan bahwa Musppanitra bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk menampung aspirasi anggota, mengevaluasi capaian program kerja, serta merumuskan langkah-langkah pembinaan yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Melalui Musppanitra ini, kami berharap gagasan-gagasan kreatif dari setiap pangkalan dapat terakomodasi dengan baik. Siapa pun yang terpilih menjadi nakhoda baru DKR Pulogadung diharapkan mampu membawa organisasi ini melangkah lebih solid, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian Musppanitra berlangsung secara demokratis melalui beberapa tahapan persidangan. Kegiatan diawali dengan Sidang Pendahuluan yang membahas serta mengesahkan agenda, jadwal, dan tata tertib persidangan. Selanjutnya, Sidang Pleno I membahas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan DKR Pulogadung masa bakti sebelumnya yang kemudian disahkan oleh peserta sidang.
Pada Sidang Pleno II dan Sidang Komisi, peserta dibagi ke dalam komisi organisasi dan komisi program kerja untuk menyusun Rencana Sasaran serta Rencana Strategis Pramuka Penegak dan Pandega Pulogadung masa bakti 2026–2029. Hasil pembahasan komisi kemudian dipresentasikan dan disahkan dalam Sidang Pleno III, yang dilanjutkan dengan proses pemilihan kepengurusan baru.
Melalui mekanisme musyawarah mufakat yang berlangsung tertib, forum menetapkan Muhammad Giyo Permana sebagai Ketua DKR Pulogadung terpilih dan Eva Bunga Airin sebagai Wakil Ketua DKR Pulogadung untuk masa bakti mendatang. Keduanya akan didampingi oleh Tim Formatur dalam menyusun struktur kepengurusan DKR Pulogadung periode 2026–2029.

Kepengurusan baru juga diharapkan mampu mendukung program prioritas Kwartir Daerah DKI Jakarta dalam bidang transformasi digital. Salah satu fokus yang akan diperkuat adalah optimalisasi pemanfaatan sistem informasi kepramukaan, termasuk penggunaan platform AyoPramuka sebagai sarana pengelolaan administrasi, integrasi data anggota, hingga publikasi kegiatan secara lebih efektif dan transparan.
Transformasi digital tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan organisasi sekaligus memperluas jangkauan informasi kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega di wilayah Pulogadung.
Dengan berakhirnya Musppanitra Ranting Tahun 2026, DKR Pulogadung memasuki babak baru kepemimpinan yang diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat sinergi antar gugus depan, serta mendorong lahirnya program-program pembinaan yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda.
Keberhasilan penyelenggaraan Musppanitra menjadi bukti komitmen Kwartir Ranting Pulogadung dalam menjaga regenerasi kepemimpinan organisasi sekaligus memperkuat peran Pramuka Penegak dan Pandega sebagai motor penggerak Gerakan Pramuka di Jakarta Timur.
Pewarta: Tim Humas, Publikasi, dan Dokumentasi Kwarran Pulugadung / Pusdatin Pramuka Jakarta

