Jakarta — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta menggelar kegiatan Optimalisasi Artificial Intelligence (AI) dan Aplikasi AyoPramuka di Aula Sundoro Syamsuri, Gedung Kwarda DKI Jakarta, Jalan Pangeran Diponegoro No. 26, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 45 peserta dari Kwarcab se-DKI Jakarta tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pramuka dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI) dan aplikasi AyoPramuka, guna mendukung publikasi, pemberitaan, serta pelaporan aktivitas kepramukaan.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Kwarda DKI Jakarta Bidang Komunikasi, Statistik, Informasi, dan Hubungan Antarlembaga, Kak Triadi Suparta. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya publikasi sebagai salah satu indikator keberhasilan organisasi dalam menyampaikan berbagai kegiatan dan capaian Gerakan Pramuka kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kwarda DKI Jakarta untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kiprahnya sebagai salah satu kwartir daerah paling aktif di Indonesia.
“Semua kegiatan harus diberitakan. Karena itu kegiatan ini diselenggarakan agar pemberitaan kita jangan sampai kendor dan terus meningkat,” ujar Kak Triadi.

Ia menambahkan bahwa selain publikasi, aspek pelaporan kegiatan juga memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola organisasi yang baik. Karena itu, para sekretaris di setiap tingkatan kwartir diharapkan mampu memanfaatkan teknologi yang tersedia untuk mempermudah proses administrasi dan pelaporan kegiatan.
Kak Triadi juga mengajak unsur Dewan Kerja, mulai dari Dewan Kerja Daerah (DKD), Dewan Kerja Cabang (DKC), hingga Dewan Kerja Ranting (DKR), untuk turut berkontribusi dalam memperkuat publikasi dan dokumentasi kegiatan kepramukaan.
“Kami berharap Dewan Kerja seperti DKD, DKC, dan DKR juga membantu terkait pemberitaan dan pelaporan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan memiliki potensi untuk memberikan dampak positif yang lebih luas.
“Apa yang kakak-kakak beritakan akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi orang-orang untuk bisa mengadaptasi kegiatan yang kakak-kakak selenggarakan,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai optimalisasi penggunaan aplikasi AyoPramuka yang disampaikan oleh Wakil Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarda DKI Jakarta, Kak Uki Nusi. Sementara materi pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung publikasi dan pengelolaan informasi kepramukaan disampaikan oleh Kepala Pusdatin Kwarda DKI Jakarta, Kak Rasyid Ridla.
Melalui kegiatan ini, Kwarda DKI Jakarta berharap para peserta dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam mendukung aktivitas kepramukaan, sehingga publikasi kegiatan semakin luas, pelaporan semakin tertata, dan semangat berbagi inspirasi melalui berbagai kanal informasi dapat terus berkembang.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital Gerakan Pramuka di Jakarta dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan komunikasi organisasi yang semakin dinamis.

