Jakarta – Wakil Ketua Bidang Saka, Sako, dan Gugus Darma Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Irjen Pol. (Purn.) Wahyu Adi, menghadiri Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta Tahun 2026 yang digelar di Aula Sundoro Syamsuri, Gedung Kwarda DKI Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Kehadiran Kak Wahyu Adi mewakili Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso, sekaligus menyampaikan arahan Ketua Kwarnas kepada seluruh peserta Musdalub.
Dalam sambutan yang dibacakannya, Kak Wahyu Adi menegaskan bahwa Musdalub bukan sekadar forum untuk menentukan kepemimpinan organisasi, tetapi juga momentum penting memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

“Musyawarah ini tidak hanya berbicara tentang kepemimpinan organisasi, melainkan juga tentang bagaimana Gerakan Pramuka di Kwarda DKI Jakarta mampu berperan nyata dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Ia berharap Musdalub menjadi wadah untuk memperkuat komitmen kolaborasi antara Gerakan Pramuka dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dunia pendidikan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam mempercepat pencapaian tujuan Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang mencetak kader bangsa berkarakter, mandiri, serta siap menjadi pemimpin di masa depan.
“Saya berharap Musyawarah Daerah Luar Biasa ini menjadi forum untuk meneguhkan komitmen kolaborasi antara Gerakan Pramuka dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi yang kuat akan mempercepat pencapaian tujuan Gerakan Pramuka dalam mencetak kader yang berkarakter, mandiri, dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kwartir Nasional juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka DKI Jakarta beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan yang selama ini diberikan kepada Gerakan Pramuka.

Kak Wahyu Adi menilai peran Mabida sangat strategis sebagai pengarah, pendukung, pelindung, sekaligus pengembang Gerakan Pramuka di wilayah DKI Jakarta.
Melalui dukungan kebijakan, pembinaan, serta fasilitasi berbagai sumber daya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai telah menjadi mitra utama dalam memperkuat penyelenggaraan pendidikan kepramukaan di ibu kota.
“Komitmen dan perhatian yang diberikan oleh Mabida menjadi energi positif yang memperkuat semangat para pembina, pelatih, dan seluruh anggota Gerakan Pramuka di Kwarda DKI Jakarta,” ungkapnya.
Musyawarah Daerah Luar Biasa Kwarda DKI Jakarta Tahun 2026 sendiri diselenggarakan sebagai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka untuk mengisi kekosongan jabatan Ketua Kwarda DKI Jakarta melalui mekanisme pergantian antar waktu. Forum tersebut diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kontribusi Gerakan Pramuka dalam pembangunan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Pusdatin Kwarda DKI Jakarta

