Jakarta Utara – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya terhadap restorasi ekosistem pesisir. Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta, Rano Karno, memimpin langsung kegiatan penanaman mangrove di Kawasan Hutan Produksi Angke Kapuk, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (26/7/2026) pagi.
Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung dengan penuh semangat keberlanjutan. Sebanyak 18 anggota Saka Wanabakti, termasuk pembina, turut berpartisipasi aktif turun langsung ke lumpur untuk menanam bibit-bibit mangrove di kawasan pesisir tersebut.

Dalam sambutannya di lokasi penanaman, Rano Karno menyampaikan betapa krusialnya peran ekosistem pesisir bagi masa depan Ibu Kota. Beliau mengapresiasi tinggi keterlibatan generasi muda, khususnya anggota Pramuka Saka Wanabakti Jakarta Utara, yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Penanaman mangrove ini bukan sekadar seremoni memperingati Hari Mangrove Sedunia, tetapi ini adalah benteng masa depan Jakarta. Kita sedang membangun benteng alami untuk melindungi kota kita dari abrasi dan ancaman krisis iklim,” ujar Rano Karno di sela-sela kegiatan.

“Saya sangat bangga melihat adik-adik Saka Wanabakti yang begitu bersemangat. Langkah kecil yang kita lakukan bersama hari ini akan memberikan dampak besar bagi ekosistem pesisir DKI Jakarta di masa mendatang,” tambahnya.
Kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten guna memperluas ruang terbuka hijau di wilayah pesisir serta menahan laju abrasi di bagian utara Jakarta.
Pewarta: Kak Jesica Paat

