Jakarta Selatan – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Selatan menyelenggarakan Lomba Tingkat (LT) III Regu Pramuka Penggalang pada 27–29 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti 35 regu yang terdiri atas 18 regu putra dan 17 regu putri dari 28 pangkalan atau gugus depan.
LT III menjadi ajang untuk menguji kecakapan, keterampilan, kedisiplinan, dan kekompakan Pramuka Penggalang. Kegiatan ini sekaligus menjadi tahapan seleksi untuk menentukan regu terbaik yang akan mewakili Kwarcab Jakarta Selatan pada Lomba Tingkat (LT) IV di tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Kwarcab Jakarta Selatan, Kak Sarwoko, yang juga menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Selatan. Dalam pelaksanaannya, Kak H. Nurdin Hasan selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) Kwarcab Jakarta Selatan bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Sementara itu, Kak Abdul Gofur, Andalan Binamuda Kwarcab Jakarta Selatan, dipercaya sebagai ketua panitia.

Berbagai mata lomba disiapkan untuk menguji kemampuan peserta, mulai dari aspek pengetahuan kepramukaan, keterampilan teknis, kreativitas, hingga kemampuan bekerja sama dalam regu. Materi yang dilombakan meliputi administrasi regu, kerapian seragam, packing, penataan tapak kemah, Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB), yel-yel, pionering, sandi, Morse dan semaphore (SMS), menaksir, panorama, seni budaya, pidato, serta pengetahuan tentang negara sahabat.
Selain materi tersebut, peserta juga menghadapi tantangan keterampilan lapangan, antara lain senam Pramuka, peta dan kompas, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), masak rimba, halang rintang, dan pembuatan bivak. Setiap mata lomba menuntut peserta untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara langsung, sekaligus menunjukkan ketahanan, ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan menyelesaikan tugas bersama anggota regu.

LT III juga mengakomodasi perkembangan teknologi dan kreativitas digital. Hal ini terlihat melalui mata lomba video reportase, desain poster, dan coding. Kehadiran materi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan kemampuan membuat konten, menyampaikan informasi, merancang karya visual, serta menerapkan keterampilan digital dalam kegiatan kepramukaan.
Perpaduan materi konvensional dan digital tersebut memperluas ruang bagi Pramuka Penggalang untuk menunjukkan kecakapan sesuai perkembangan zaman. Peserta tidak hanya dituntut menguasai keterampilan lapangan, tetapi juga mampu berpikir kreatif, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi secara produktif.

Selama perlombaan, setiap regu dituntut membagi tugas, menjaga kekompakan, dan bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai. Proses tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter, terutama dalam menumbuhkan kemandirian, kepemimpinan, ketelitian, serta sportivitas. Nilai-nilai itu menjadi unsur penting dalam pendidikan kepramukaan yang diterapkan melalui pengalaman langsung.
Penyelenggaraan LT III oleh Kwarcab Jakarta Selatan merupakan bagian dari tahapan pembinaan Pramuka Penggalang di tingkat cabang. Melalui kegiatan ini, kemampuan peserta dapat diukur secara menyeluruh, sekaligus menjadi dasar untuk memilih regu yang akan melanjutkan kompetisi ke tingkat daerah.

Regu terbaik dari LT III selanjutnya direncanakan mewakili Kwarcab Jakarta Selatan pada LT IV Kwarda DKI Jakarta. Melalui tahapan tersebut, Pramuka Penggalang diharapkan terus meningkatkan keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama sebagai bekal menghadapi tantangan pada tingkat perlombaan berikutnya.
Pewarta: Moh Syukron Makmun

