Jakarta Utara — Pramuka SMP Negeri 151 Jakarta menggelar Perkemahan Jumat–Sabtu (Perjusa) pada 23–24 Oktober 2026 di lingkungan sekolah. Kegiatan yang diikuti 64 anggota Pramuka Penggalang ini menjadi sarana pembinaan karakter melalui penanaman nilai-nilai Dasa Darma, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kerja sama.
Kegiatan tersebut melibatkan pembina putra dan putri serta alumni Pramuka SMP Negeri 151 Jakarta. Selain memberikan pengalaman berkemah, Perjusa dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan kepramukaan dan mendorong penerapan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam amanat upacara pembukaan, Pembina Upacara, Soegeng Hartonoto Adi, menekankan pentingnya membangun karakter berdasarkan Dasa Darma serta meneladani sejarah dan perjalanan Pramuka SMP Negeri 151 Jakarta.
Ia mengingatkan bahwa Perjusa bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan kesempatan bagi anggota Pramuka untuk belajar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, berani, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
“Dasa Darma harus hidup dalam perilaku kita setiap hari. Keberhasilan seorang Pramuka bukan hanya diukur dari kemampuannya mengikuti perlombaan, tetapi juga dari kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, dan keteladanan yang ditunjukkannya,” demikian pesan yang ditekankan dalam amanat pembukaan.

Menurut pesan tersebut, keberhasilan pendidikan kepramukaan tidak hanya tercermin dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari sikap dan perilaku anggota dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, peserta diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai Dasa Darma di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti sejumlah kegiatan edukatif dan keterampilan kepramukaan, di antaranya pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU), pengambilan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) bidang memasak, serta senam.
Pengisian SKU menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dan memenuhi persyaratan kecakapan sesuai tingkatan Penggalang. Sementara itu, kegiatan memasak melatih keterampilan hidup, ketelitian, tanggung jawab, dan kerja sama antarpeserta.
Adapun kegiatan senam dilakukan untuk mendukung kebugaran jasmani sekaligus membangun semangat dan kekompakan anggota. Rangkaian aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan kepramukaan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada keterampilan dan pembentukan sikap.
Keterlibatan alumni turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Perjusa. Kehadiran mereka diharapkan dapat mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kesinambungan pembinaan Pramuka di SMP Negeri 151 Jakarta.

Melalui kegiatan ini, peserta juga diajak untuk mengenal dan meneladani perjalanan Pramuka di sekolahnya. Setiap generasi diharapkan mampu menjaga nama baik sekolah, melanjutkan tradisi positif, serta memberikan kontribusi melalui perilaku terpuji dan prestasi yang membanggakan.
Dengan diikuti 64 anggota Pramuka Penggalang, Perjusa SMP Negeri 151 Jakarta diharapkan dapat memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter yang menyenangkan dan bermakna.
Pengalaman selama perkemahan diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Para peserta diharapkan membawa nilai-nilai yang dipelajari ke dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semangat kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan persaudaraan dapat terus tumbuh dalam diri setiap anggota Pramuka.
Pewarta: Kak Ade Fatoni

