Jakarta Timur – Dewan Kerja Cabang (DKC) Gerakan Pramuka Jakarta Timur melaksanakan kegiatan Kajian dan Riset Bersama pada Sabtu, 6 Juni, bertempat di SMAN 81 Jakarta. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para anggota Dewan Kerja Ranting (DKR) untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat pemahaman, serta merumuskan berbagai gagasan demi kemajuan Gerakan Pramuka di Jakarta Timur.
Sebanyak 25 peserta dari DKR se-Jakarta Timur hadir mengikuti kegiatan ini. Adapun peserta berasal dari DKR Pasar Rebo (3 peserta), Makasar (2 peserta), Cipayung (3 peserta), Cakung (3 peserta), Kramat Jati (3 peserta), Jatinegara (3 peserta), Ciracas (3 peserta), Matraman (2 peserta), Pulogadung (2 peserta), dan Duren Sawit (1 peserta).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kak H. Ari Sonjaya selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Timur. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta mengenai potensi generasi muda saat ini.
“Gen Z ini seperti kepompong, sesuatu yang dianggap buruk dan merusak, namun ia tetap diam dan terus berkembang hingga berubah menjadi kupu-kupu yang indah,” ungkap Kak H. Ari Sonjaya.
Pesan tersebut menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus berproses, mengembangkan diri, dan membuktikan bahwa generasi muda Pramuka mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Pada sesi utama, kegiatan diisi dengan pemaparan materi oleh Kak Alfian Amura selaku narasumber. Berbagai materi strategis dibahas, salah satunya mengenai analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dalam kepramukaan. Melalui kajian tersebut, peserta diajak untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan organisasi, melihat peluang yang dapat dimanfaatkan, serta memahami tantangan yang dihadapi Gerakan Pramuka di tengah perkembangan zaman.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif mendorong peserta untuk berpikir kritis, melakukan kajian berbasis data, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja Dewan Kerja di berbagai tingkatan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para anggota DKR yang hadir mengaku mendapatkan wawasan baru dan pengalaman berharga melalui materi serta diskusi yang disajikan. Mereka merasa kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka cara pandang yang lebih luas mengenai pentingnya kajian dan riset dalam menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan anggota Pramuka di wilayah masing-masing.
Alfa Ridho selaku DKR Cakung mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami diajak untuk berpikir lebih kritis dan melihat kondisi kepramukaan melalui analisis yang mendalam. Kami jadi memahami bahwa setiap program kerja perlu disusun berdasarkan kajian yang matang agar dapat memberikan dampak yang nyata. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk bertukar ide dan mempererat silaturahmi antar-DKR se-Jakarta Timur,” tuturnya.
Melalui kegiatan Kajian dan Riset Bersama ini, DKC Jakarta Timur berharap seluruh DKR dapat semakin adaptif, inovatif, dan kolaboratif dalam menjalankan perannya sebagai motor penggerak pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega. Semangat belajar dan berdiskusi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan serta langkah nyata demi kemajuan Gerakan Pramuka Jakarta Timur di masa mendatang.
Pewarta: DKC Jakarta Timur

