Jakarta Utara — Satuan Karya (Saka) Wanabakti Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Utara resmi menggelar Pelantikan Angkatan Ke-VIII yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (25–26 Juli 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian hutan, ruang terbuka hijau, dan ekosistem pesisir di wilayah DKI Jakarta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan berkumpulnya seluruh peserta dan panitia di Kantor Wali Kota Jakarta Utara sebagai titik keberangkatan resmi menuju lokasi kegiatan di kawasan Jakarta Utara.

Sebanyak 35 peserta pembinaan mengikuti pelantikan tersebut dengan pendampingan 12 panitia. Untuk memaksimalkan proses pembelajaran, panitia membagi kegiatan ke dalam dua lokasi utama, yakni Hutan Kota Rorotan sebagai pusat edukasi dan penyampaian materi teknis kehutanan, serta Hutan Kota Sukapura sebagai lokasi Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) dan penguatan kebersamaan antaranggota.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat wawasan dan keterampilan teknis di bidang kehutanan dan lingkungan hidup. Materi tersebut meliputi sejarah dan tata kelola hutan kota, pengenalan flora dan vegetasi lokal, aksi penanaman bibit mangrove, pelatihan forest mapping atau pemetaan kawasan hutan, hingga teknik survival untuk melatih ketahanan fisik, mental, dan kemandirian anggota Pramuka.
Pada sesi sejarah dan tata kelola hutan kota, peserta dibekali pemahaman mengenai perkembangan kawasan hijau di Jakarta Utara serta inventarisasi hutan kota yang dikelola oleh Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Kota Administrasi Jakarta Utara.

Sementara itu, pada sesi pengenalan flora dan aksi mangrove, peserta melakukan identifikasi berbagai jenis pohon dan vegetasi lokal yang ada di kawasan hutan kota. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk aksi nyata pelestarian lingkungan dan upaya pencegahan abrasi di wilayah pesisir Jakarta.
Pelatihan forest mapping juga menjadi salah satu materi penting dalam pelantikan ini. Peserta diperkenalkan pada teknik dasar pemetaan dan navigasi untuk mengukur serta memetakan kawasan hijau secara sederhana. Selain itu, materi survival diberikan untuk membentuk karakter tangguh, disiplin, dan mandiri sebagai bekal dalam kegiatan kepramukaan maupun kehidupan sehari-hari.

Melalui Pelantikan Angkatan Ke-VIII ini, Saka Wanabakti Jakarta Utara berharap para anggota yang baru dilantik tidak hanya memiliki kecakapan khusus Pramuka, tetapi juga mampu menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga paru-paru kota dan ekosistem pesisir.
Dengan semangat konservasi yang ditanamkan sejak dini, para kader muda tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat upaya pelestarian ruang terbuka hijau di wilayah DKI Jakarta secara berkelanjutan.
Pewarta: Kak Jesica Paat

