Jakarta Timur – Sebanyak 42 anggota resmi dilantik menjadi anggota Saka Wira Kartika Angkatan ke-16 dalam kegiatan Pembinaan Saka Wira Kartika yang berlangsung selama tiga hari di Hutan Kota Munjul, Jakarta Timur, pada 19–21 Juni 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan metode perkemahan tersebut bertujuan membentuk anggota baru yang mandiri, memiliki fisik dan mental tangguh, serta siap mengimplementasikan lima krida Saka Wira Kartika dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk bela negara dan pengabdian kepada masyarakat.
Pembinaan diawali pada Jumat (19/6) dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Defri Satria Andika yang mewakili Komandan Kodim 0505/Jakarta Timur selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Wira Kartika. Setelah pembukaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan lapangan, mulai dari berbivak atau pendirian tenda hingga praktik masak rimba.
Pada hari kedua, peserta menjalani uji kemahiran lima krida yang sebelumnya telah dipelajari melalui pendidikan dan pelatihan teori. Pengujian dilakukan menggunakan sistem pos ke pos dengan berbagai materi keterampilan dan kebelaan negara. Kegiatan hari kedua ditutup dengan api unggun dan renungan malam yang menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan karakter peserta.
Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu (21/6) melalui upacara pelantikan anggota baru Saka Wira Kartika Angkatan ke-16. Setelah pelantikan, seluruh peserta melaksanakan bakti sosial berupa aksi pembersihan lingkungan di kawasan Hutan Kota Munjul sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, Defri Satria Andika berpesan agar pelantikan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik awal pengabdian para anggota kepada masyarakat.
“Momentum pelantikan Angkatan ke-16 ini harus menjadi langkah awal bagi para anggota untuk menjadi pelopor kedisiplinan, menjauhi kenakalan remaja, dan selalu siap membantu masyarakat saat dibutuhkan,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan penuh dari Kodim 0505/Jakarta Timur yang memberikan izin operasional, mengerahkan tim kesehatan untuk mengantisipasi kebutuhan pertolongan pertama, serta memfasilitasi transportasi dan perlengkapan pendukung kegiatan, termasuk tenda peleton.
Selain itu, Dinas Pertamanan dan Kehutanan Provinsi DKI Jakarta selaku pengelola Hutan Kota Munjul turut mendukung kegiatan melalui pemberian izin penggunaan area perkemahan, penyediaan fasilitas air bersih, serta dukungan keamanan lokasi.
Salah satu peserta, Ahmad Alesiputera dari SMAN 31 Jakarta, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti pembinaan. “Kegiatan ini sangat luar biasa dan melatih fisik serta mental saya. Yang paling berkesan adalah saat mengikuti ujian Krida Navigasi Darat di dalam hutan. Harapannya Angkatan ke-16 bisa semakin solid, kompak, dan membawa nama baik Saka Wira Kartika,” katanya.

Hal senada disampaikan Nesya Rahma Safira dari SMAN 113 Jakarta. Menurutnya, meskipun kegiatan cukup menguras tenaga, seluruh rangkaian pembinaan berlangsung menyenangkan karena dikemas dengan suasana kekeluargaan.
“Awalnya terasa lelah karena pelatihannya cukup menguras energi, tetapi para pembina mengemasnya dengan sangat seru dan penuh kekeluargaan. Saya bangga bisa resmi dilantik menjadi Angkatan ke-16 di Hutan Kota Munjul ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan pembinaan dan pelantikan tersebut, Saka Wira Kartika berharap dapat melahirkan generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki jiwa nasionalisme, serta siap menjadi pelopor dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pewarta: Dewan Saka Wirakartika Jakarta Timur

