Jakarta – Saka (Satuan Karya) POM Kwartir Cabang Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan orientasi dan pemilihan Dewan Saka POM yang diikuti sebanyak 35 peserta. Kegiatan orientasi yang berlangsung di Aula SD Karet Tengsin 13 Pagi Jakarta Pusat di Jakarta pada Kamis (18/6/2026) ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan dan pengembangan anggota Saka POM. Orientasi Saka POM menjadi tahap penting dalam memperkenalkan peran, fungsi, serta ruang lingkup kegiatan Saka POM dalam rangka turut membantu pengawasan Obat dan Makanan yang aman dan bermutu.
Acara dibuka oleh Ketua Mabi Saka POM Kwarda DKI Jakarta, kak Sofiyani Chandrawati Anwar. Dalam sambutannya, kak Sofiyani menekankan pentingnya kolaborasi antara BPOM dan Gerakan Pramuka dalam mengawasi Obat dan Makanan yang aman, bermutu dan berkhasiat. Kak Sofiyani juga berpesan bahwa anggota Saka POM mampu menjadi perpanjangan tangan BPOM dalam melakukan pengawasan Obat dan Makanan di lingkungan sosial masyarakat agar lebih peduli terhadap isu yang berhubungan dengan Obat dan Makanan, termasuk diantaranya adalah penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) yang marak terjadi di kalangan generasi muda.
“Tujuan utama BPOM adalah melindungi masyarakat Indonesia untuk menjadi sejahtera dan maju yang dimulai dari terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang sehat sehingga mampu bersaing di kancah global. Pramuka sebagai organisasi terbesar di seluruh dunia termasuk Indonesia memiliki kekuatan dan peran penting sehingga turut mendukung visi dan misi BPOM sehingga menjadikan pemberdayaan masyarakat menuju Indonesia sehat dapat berjalan sangat baik.”, ujar kak Sofiyani.
Arahan juga disampaikan oleh Wakil Ketua Kwarcab Jakarta Pusat, kak Lusi terkait pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam lingkungan sosial masyarakat sekitar.
“Adik-adik yang tergabung dalam Saka POM diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam mendukung pengawasan Obat dan Makanan, baik diri sendiri, keluarga, maupun lingkunan sosial masyarakat.”, tuturnya.
Dalam kegiatan orientasi ini, anggota Saka POM Kwarcab Jakarta Pusat diberikan pembekalan materi terkait Kepramukaan dan pengenalan Saka POM yang disampaikan oleh kak Supriyadi dan kak Susi selaku perwakilan Kwarcab Jakarta Pusat.
Kemudian, disampaikan materi terkait Petunjuk Pelaksanaan Saka POM oleh kak Imelda selaku Ketua Pimpinan (Pin) Saka POM Kwarcab Jakarta Pusat. Selain itu, kak Imelda juga menyampaikan materi mengenai Komunikasi, Informasi dan Edukasi terkait Obat dan Makanan kepada para peserta.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi terkait pengujian dan simulasi pengujian sederhana terkait kandungan bahan berbahaya pada pangan kepada peserta oleh kak Ambar, seperti Formalin, Boraks, Methanil Yellow dan Rhodamin B dengan menggunakan rapid-test kit.
Terkait maraknya isu penyalahgunaan OOT di kalangan generasi muda, kak Dewi juga memberikan materi kepada para peserta terkait OOT serta dampak yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan OOT terhadap kesehatan.
Kegiatan orientasi ditutup dengan pemberian dan pemasangan badge Saka POM oleh Pamong Saka kepada para anggota. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah pemilihan Dewan Saka POM Jakarta Pusat.
Melalui kegiatan orientasi ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran serta meningkatkan peran aktif Gerakan Pramuka yang tergabung dalam anggota Saka POM dalam menerapkan implementasi pengawasan Obat dan Makanan yang aman dan bermutu. (INF-FH)
Pewarta: Kak Kak Fadli Hermawan

