Jakarta – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) menyelenggarakan Seminar Diseminasi Modul Penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) dalam Kegiatan Kepramukaan secara daring pada 19–20 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 42 pelatih pembina Pramuka dari seluruh Kwartir Cabang di DKI Jakarta yang dipersiapkan menjadi fasilitator penguatan 7KAIH di tingkat cabang, ranting, hingga gugus depan.
Seminar yang berlangsung melalui aplikasi Zoom Meeting tersebut dibuka oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Kak Isnawa Adji. Dalam sambutannya, Kak Isnawa menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sejatinya telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui pendidikan keluarga.

“Sesungguhnya 7KAIH sudah diajarkan oleh orang tua di rumah, misalnya ketika anak-anak dibiasakan berbagi tugas pekerjaan rumah sehingga setiap anggota keluarga memiliki tanggung jawab masing-masing. Nilai-nilai seperti ini perlu terus diperkuat melalui kegiatan kepramukaan,” ujarnya.
Kak Isnawa juga menekankan pentingnya peran pembina dan pelatih Pramuka sebagai teladan dalam penerapan nilai-nilai tersebut.
“Hendaknya pembina dan pelatih Pramuka menjadi role model dalam implementasi 7KAIH,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kak Tama, yang mewakili Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kak Ernita Napitu, M.Pd, menyampaikan bahwa pembentukan karakter tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten baik di rumah maupun di sekolah.

“Melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang sederhana di rumah dan di sekolah akan menjadi terbiasa dan membudaya sehingga terbentuk karakter yang baik. Karena itu, 7KAIH perlu terus diperkuat dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusdiklatda Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Kak Neny Rahmawati, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penyusunan Modul 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dikembangkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bersama Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Menurutnya, seminar ini bertujuan mendiseminasikan isi modul, menyusun penguatan materi untuk golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak, melakukan simulasi penerapan, serta menyusun rencana tindak lanjut di masing-masing kwartir cabang.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada peserta tentang isi modul penguatan 7KAIH dalam kegiatan kepramukaan dan meningkatkan pemahaman peserta tentang filosofi serta nilai dasar 7KAIH sebagai fondasi pembentukan karakter,” ujar Kak Neny.
Ia menambahkan, peserta juga diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai 7KAIH ke dalam butir-butir Syarat Kecakapan Umum (SKU) secara kontekstual dan aplikatif, sekaligus menggali berbagai ide dan inovasi kegiatan kepramukaan yang relevan dengan penguatan karakter peserta didik.
Seminar ini menghadirkan narasumber dari Puspeka Kemendikdasmen RI, Kepala Pusdiklat Nasional Gerakan Pramuka, serta tim penyusun Modul 7KAIH. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar 7KAIH, keterkaitannya dengan Dasa Darma Pramuka, penyusunan rancangan kegiatan, presentasi modul, micro teaching, refleksi pembelajaran, post-test, hingga penyusunan rencana tindak lanjut.

Sebanyak 42 peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari seluruh Kwartir Cabang di DKI Jakarta, dengan komposisi dua pelatih Siaga, tiga pelatih Penggalang, dan dua pelatih Penegak dari masing-masing cabang.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan daring, para peserta akan melanjutkan sesi luring pada Minggu, 21 Juni 2026, di Aula Kwarda DKI Jakarta, Menteng. Mereka dipersiapkan menjadi fasilitator yang akan bertugas memberikan penguatan penerapan 7KAIH kepada para pembina Pramuka di sekolah dan gugus depan di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Melalui kegiatan ini, Kwarda DKI Jakarta berharap implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat semakin terintegrasi dalam berbagai kegiatan kepramukaan, sehingga mampu memperkuat pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
Pewarta: Kak Neny & Mustafid

