Jakarta – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta resmi menggelar Inagurasi Scout Influencer Batch #1 di Aula Sundoro Syamsuri, Gedung Kwarda DKI Jakarta, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya kiprah 15 anggota Pramuka terpilih yang akan berperan sebagai penggerak konten positif dan inspiratif tentang kepramukaan di ruang digital.
Program Scout Influencer merupakan kelanjutan dari kegiatan yang telah diselenggarakan pada 21 September 2025. Pada kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber berkompeten melalui empat materi utama, yaitu Personal Branding & Public Speaking oleh Kak Nadia Sophia, Content Creating & Social Media Strategy oleh Kak Namira Yumita, Engagement & Community Building oleh Kak Esha Mahendra, serta Etika Digital & Tanggung Jawab Sosial oleh Kak Radius Arianto.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Informasi, Statistika, dan Hubungan Antar Lembaga Kwarda DKI Jakarta, Kak Triadi Suparta, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para Scout Influencer yang telah terpilih mampu memberikan kontribusi nyata bagi Gerakan Pramuka melalui karya-karya digital yang edukatif dan inspiratif.
“Selamat kepada yang sudah terpilih pada Batch #1 ini. Selamat mengabdi, buatlah konten-konten yang menginspirasi dan mengedukasi bagi masyarakat, khususnya anggota Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia,” ujar Kak Triadi.
Menurutnya, Scout Influencer hadir sebagai upaya adaptasi Gerakan Pramuka terhadap perkembangan teknologi informasi dan pola komunikasi generasi muda saat ini. Melalui program tersebut, anggota Pramuka didorong untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan lapangan, tetapi juga mampu mengemas dan menyampaikan pesan-pesan positif kepramukaan melalui berbagai platform digital.

“Scout Influencer bukan sekadar belajar membuat konten, tetapi bagaimana menjadikan Pramuka Jakarta lebih dekat dengan masyarakat luas melalui cerita, gambar, dan video yang menarik serta bermakna,” kata Kak Triadi.
Berbeda dengan kegiatan kepramukaan pada umumnya, program Scout Influencer membekali peserta dengan keterampilan komunikasi digital, strategi media sosial, teknik pembuatan konten, hingga pemahaman mengenai etika digital dan tanggung jawab sosial dalam bermedia.

Melalui kemampuan tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadi duta digital Gerakan Pramuka yang dapat memperluas jangkauan informasi kepramukaan, meningkatkan publikasi kegiatan, serta menghadirkan citra positif Pramuka di tengah masyarakat.
Salah satu peserta yang resmi bergabung dalam Scout Influencer Batch #1, Keysia Yayang, anggota Pramuka dari Jakarta Barat yang berpangkalan di SMAN 85 Jakarta, mengaku bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari program tersebut.
Menurutnya, dunia konten kreatif merupakan bidang yang sangat dekat dengan minat dan passion yang selama ini ia tekuni. Karena itu, kesempatan menjadi Scout Influencer menjadi pengalaman yang sangat berharga baginya.

“Saya bersyukur dan bangga banget, Kak. Program ini benar-benar relate sama passion dan style saya, yaitu dunia konten dan hal-hal kreatif. Saya juga tidak menyangka kalau Pramuka punya andil besar di bidang ini,” ujar Keysia.
Ia menilai kehadiran Scout Influencer membuktikan bahwa Gerakan Pramuka mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya sesuai minatnya.
“Pas diberikan kesempatan ini rasanya bangga sekali karena bisa berkarya sesuai bidang yang saya sukai. Saya berharap bisa membuat lebih banyak orang melihat bahwa Pramuka itu keren, relevan, dan bisa menjadi wadah berkembang bagi generasi sekarang,” tambahnya.
Sebanyak 15 peserta yang telah dinyatakan lolos dan resmi dilantik sebagai Scout Influencer Batch #1 kini siap menjalankan peran sebagai kreator konten kepramukaan. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak publikasi kegiatan Pramuka Jakarta sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui media digital.

Dengan terbentuknya Scout Influencer Batch #1, Kwarda DKI Jakarta optimistis publikasi kegiatan kepramukaan akan semakin luas, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat posisi Pramuka sebagai organisasi pendidikan karakter yang adaptif terhadap transformasi digital.

