Jakarta Utara – Gerakan Pramuka Satuan Karya Bakti Husada (SBH) Koja bekerja sama dengan SBH Cilincing menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kesehatan bertema “Keluarga Sehat” di Aula Puskesmas Koja lantai 4, Jakarta Utara, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anggota Pramuka serta masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga sebagai fondasi utama terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB tersebut menjadi wadah kolaborasi antaranggota Pramuka Penegak dan Pandega dalam mendukung program edukasi kesehatan masyarakat. Kehadiran peserta dari SBH Koja dan SBH Cilincing menunjukkan semangat sinergi generasi muda dalam menjalankan peran pengabdian kepada masyarakat melalui bidang kesehatan.

Acara dibuka oleh Kak Delfina yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja sama yang terjalin antara kedua satuan karya tersebut. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu kunci dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa pemuda, khususnya anggota Saka Bakti Husada, siap menjadi agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat dari lingkup terkecil, yaitu keluarga,” ujar Kak Delfina.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai Keluarga Sehat yang disampaikan oleh Bidan Nurul. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai aspek penting yang perlu diperhatikan untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mulai dari menjaga sanitasi lingkungan rumah, pemenuhan gizi seimbang, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.
Selain itu, Bidan Nurul juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Anggota Saka Bakti Husada diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan puskesmas dalam menyosialisasikan berbagai program kesehatan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Tak hanya itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan dini terhadap berbagai penyakit menular maupun tidak menular. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi anggota SBH untuk turut mengedukasi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Hal ini ditunjukkan melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dengan narasumber. Berbagai pertanyaan seputar kesehatan keluarga, pola hidup sehat, hingga peran pemuda dalam edukasi kesehatan menjadi topik yang banyak dibahas.
Melalui kegiatan ini, SBH Koja dan SBH Cilincing berharap materi yang diperoleh tidak hanya berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai program pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan ke depan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen seluruh peserta untuk terus mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui edukasi dan aksi nyata di lingkungan masing-masing. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, anggota Saka Bakti Husada diharapkan dapat terus menjadi pelopor hidup sehat di tengah masyarakat.
Pewarta: Kak Jesica Paat

