Jakarta Selatan — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Selatan menggelar Orientasi Satuan Karya (Saka) Pramuka bidang Pencarian dan Pertolongan atau Saka SAR pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kwarcab Jakarta Selatan tersebut diikuti oleh 90 anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai gugus depan di wilayah Jakarta Selatan.
Orientasi ini menjadi langkah awal pengenalan Saka SAR kepada calon anggota baru sekaligus upaya memperkuat minat generasi muda terhadap bidang pencarian dan pertolongan. Berbagai materi disampaikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari tugas pokok Saka SAR, teknik dasar pencarian dan pertolongan, pertolongan pertama, hingga peran Pramuka dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Kegiatan turut dihadiri jajaran pengurus Kwarcab Jakarta Selatan, di antaranya Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum, Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Sekretaris Kwarcab, serta para pengurus yang tergabung dalam jajaran pimpinan Saka SAR Jakarta Selatan.

Sebagai narasumber utama, Kwarcab menghadirkan perwakilan dari Kantor SAR Jakarta, yakni Kepala Sub Bagian Umum Kak Komaeny yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Saka SAR Jakarta Selatan, serta Kepala Seksi Sumber Daya Kak Didit. Dalam pemaparannya, kedua narasumber menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, kemampuan teknis, dan kerja sama tim sebagai bekal utama bagi anggota Saka SAR.
Kapinsaka SAR Jakarta Selatan, Kak Komaeny, menjelaskan bahwa Saka SAR merupakan bentuk pembinaan kolaboratif antara Gerakan Pramuka dan Badan SAR Nasional (Basarnas) dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang pencarian dan pertolongan.
“Harapannya apa nanti? Setelah adik-adik lulus sekolah, karena sudah familiar dan menguasai kegiatan SAR dengan baik, dapat dengan mudah bekerja di Badan SAR Nasional,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Hal tersebut terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab yang menjadi salah satu bagian paling interaktif dalam orientasi. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi mengenai pengalaman para personel SAR saat menjalankan operasi pencarian dan pertolongan di lapangan.

Selain memberikan wawasan mengenai dunia SAR, orientasi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat pengabdian dan kepedulian sosial di kalangan Pramuka Penegak dan Pandega. Melalui pembinaan yang terarah, anggota Saka SAR diharapkan dapat menjadi relawan muda yang siap terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan dan penanganan kebencanaan.
Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Selatan berharap kegiatan orientasi ini dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya anggota-anggota Saka SAR yang berkualitas, sehingga jumlah dan kapasitas relawan kemanusiaan di wilayah Jakarta Selatan terus meningkat di masa mendatang. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan semangat pengabdian, anggota Saka SAR diharapkan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat saat dibutuhkan.
Sumber: pramukajaksel.or.id

