Jakarta — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta menggelar kegiatan Ngabuburit Ramadan Kwarda DKI Jakarta 2026 pada Sabtu (14/3/2026) di Aula S. Syamsuri, Kantor Kwarda DKI Jakarta. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari unsur Andalan Bidang Pengabdian Masyarakat dan Dewan Kerja dari berbagai kwartir cabang serta kwartir ranting se-DKI Jakarta.
Selain peserta dari tingkat kwartir cabang dan ranting, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Statistik, Informatika dan Hubungan Antar Lembaga Kwarda DKI Jakarta, Triadi P. Suparta, serta unsur Wakil Ketua, Andalan, dan Dewan Kerja Kwarda DKI Jakarta lainnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Harian Kwarda DKI Jakarta, Rationo, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Kwarda DKI Jakarta. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota Pramuka dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pembekalan praktis kepada anggota Pramuka, terutama dalam mendukung pelaksanaan Karya Bakti Lebaran 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para anggota Pramuka memiliki keterampilan baru, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital seperti Artificial Intelligence untuk mendukung kegiatan pengabdian masyarakat,” ujar Rationo.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait optimalisasi penggunaan Artificial Intelligence (AI) serta produksi konten videografi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota Pramuka dalam mengemas kegiatan bakti masyarakat menjadi konten visual yang informatif dan menarik.
Ketua pelaksana kegiatan, Fadel, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi citra Gerakan Pramuka di tengah masyarakat.

“Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan citra positif Pramuka sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai tanggapan yang disampaikan setelah mengikuti kegiatan. Imran Solihin dari Kwartir Ranting Cilincing, Jakarta Utara, mengaku memperoleh wawasan baru terkait pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan Pramuka.
“Kegiatannya seru dan membuka wawasan baru tentang penggunaan AI yang bisa diaplikasikan dalam kegiatan Pramuka,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Nina dari Kwartir Ranting Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang menilai kegiatan tersebut relevan dengan perkembangan zaman.
“Kegiatannya sangat kekinian dan bermanfaat, terutama terkait peran Pramuka sebagai pewarta kegiatan,” katanya.
Kegiatan Ngabuburit Ramadan ini mengusung tema “Pramuka Jakarta Digital: Mengemas Bakti Masyarakat melalui Visual Storytelling AI.” Tema tersebut menekankan pentingnya literasi digital dan kemampuan storytelling bagi anggota Pramuka dalam menyampaikan kegiatan pengabdian masyarakat secara kreatif, informatif, dan inspiratif.
Pewarta : Asep Supriyadi / Bidang PM & PP KWARDA DKI

