Depok – Regu Penggalang Putri SMP Negeri 173 Jakarta, Kwartir Ranting (Kwarran) Koja, kembali meraih Juara 1 dalam Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Tiga (LT-III) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Utara Tahun 2026. Prestasi tersebut sekaligus melanjutkan tradisi pangkalan SMPN 173 Jakarta yang secara konsisten mengirimkan regunya ke Lomba Tingkat IV (LT-IV) Kwarda DKI Jakarta sejak 2002.
Catatan prestasi itu tercatat pada penyelenggaraan LT-III tahun 2002, 2006, 2012, 2016, 2022, hingga 2026. Dengan hasil tersebut, regu putri SMPN 173 Jakarta kembali mengamankan tiket untuk mewakili Jakarta Utara pada kompetisi tingkat provinsi.

LT-III Kwarcab Jakarta Utara berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 di Rumah Kabeda, Depok, Jawa Barat. Kegiatan yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali ini mengusung tema “Tangguh Berjuang, Santun Bersikap, Junjung Sportivitas, Unggul Berprestasi”.
Sebanyak 28 regu terbaik dari seluruh Kwartir Ranting di Jakarta Utara mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 13 regu putra dan 15 regu putri. Para peserta berkompetisi melalui 22 mata lomba yang dirancang untuk menguji keterampilan, ketangkasan, wawasan, serta kemampuan bekerja sama dalam regu.

Materi perlombaan mencakup keterampilan kepramukaan tradisional dan modern, di antaranya coding, bivak, masak rimba, desain poster, pionering, sketsa panorama, pertolongan pertama dan penanganan penderita gawat darurat (PPGD), halang rintang, administrasi regu, pidato bela negara, hingga pentas seni budaya.
Regu putri SMPN 173 Jakarta yang terdiri atas delapan anggota, yakni Rizka Dwi Lestari, Aisya Nabila Firdaus, Mayra Fathimah Qonita, Salsabila Rahmadhani, Meisya Naura Aliva, Mutiara Dwilianti Anwar, Shafa Naura Anindya, dan Eryna Zahirah, tampil solid sepanjang perlombaan hingga berhasil menempati posisi tertinggi pada kategori putri.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara 1 kategori putri diraih SMPN 173 Jakarta dari Kwarran Koja. Posisi kedua ditempati SMPN 136 Jakarta dari Kwarran Koja, sedangkan posisi ketiga diraih SMPN 122 Jakarta dari Kwarran Penjaringan.
Sementara itu, pada kategori putra, Juara 1 diraih SMPN 289 Jakarta dari Kwarran Cilincing, disusul SMPN 151 Jakarta dari Kwarran Koja sebagai Juara 2 dan SMPN 121 Jakarta dari Kwarran Koja sebagai Juara 3.
Pembina Pramuka SMPN 173 Jakarta, Kak Bahrul Ulum, mengingatkan para peserta agar tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut. Menurutnya, LT-III bukan hanya ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan evaluasi bagi anggota regu.
“Lomba Tingkat 3 mengajarkan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Kita masih perlu meningkatkan kekompakan, ketelitian, kedisiplinan, dan kesiapan agar kesalahan kemarin menjadi bekal untuk prestasi esok hari. Lomba ini bukan sekadar tentang hasil akhir, melainkan tentang proses, pengalaman, dan pembelajaran,” ujar Kak Bahrul.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat sebagai persiapan menghadapi LT-IV Kwarda DKI Jakarta. Evaluasi tersebut meliputi kekompakan dalam penampilan tari dan yel-yel, kreativitas dalam masak rimba dan desain poster, serta keberanian dan ketepatan pelafalan saat menyampaikan pidato Bahasa Inggris.
Selain itu, ketelitian dalam administrasi regu, kerapian tapak kemah, dan akurasi pengamatan pada sketsa panorama juga menjadi perhatian. Dari sisi keterampilan teknis, pemantapan simpul dan ikatan pionering, logika coding, konstruksi bivak, serta kemampuan melewati halang rintang perlu terus ditingkatkan.
Pemahaman dan ketepatan tindakan dalam PPGD maupun P3K, serta efisiensi dan kerapian dalam mengemas perlengkapan di dalam ransel, turut menjadi bagian dari evaluasi pembinaan.
“Jangan jadikan kekurangan sebagai alasan untuk berhenti, tetapi jadikan sebagai bahan untuk berbenah. Sebab, regu yang hebat bukan regu yang tanpa kesalahan, melainkan regu yang mampu belajar, berkembang, dan bangkit menjadi lebih baik,” tegasnya.
Menghadapi LT-IV Kwarda DKI Jakarta, Kak Bahrul berharap regu perwakilan Jakarta Utara dapat melanjutkan prestasi dengan tetap mengedepankan semangat belajar, persaudaraan, dan kerja sama.
“Semoga Lomba Tingkat 4 menjadi ajang untuk melangkah lebih jauh, mengukir prestasi, mempererat persaudaraan, serta membuktikan bahwa semangat dan kerja sama mampu membawa regu menuju kemenangan,” tutupnya.
Keberhasilan SMPN 173 Jakarta mempertahankan tradisi prestasi di LT-III menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi. Namun, evaluasi dan pembenahan tetap diperlukan agar regu mampu tampil lebih matang dan membawa hasil terbaik bagi Jakarta Utara.
Pewarta: Kak Ade Fatoni

