Depok — Sebanyak 28 regu Pramuka Penggalang yang terdiri atas 13 regu putra dan 15 regu putri mengikuti Lomba Tingkat III (LT III) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Utara Tahun 2026 di Rumah Kabeda, Depok, Jawa Barat, Selasa–Kamis (27–29 Oktober 2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Utara ini menjadi ajang pengujian keterampilan, pengetahuan, kedisiplinan, kreativitas, dan kemampuan kerja sama peserta dalam regu. LT III juga menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan kepramukaan di gugus depan sekaligus pembentukan karakter Pramuka Penggalang.

Mengusung jargon “Tangguh Berjuang, Santun Bersikap, Junjung Sportivitas, Unggul Berprestasi”, kegiatan ini dibuka oleh Kak Mulyadi selaku Kepala Seksi Pendidikan Jakarta Utara 2.
Dalam pelaksanaannya, LT III tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menekankan pentingnya sportivitas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta persaudaraan antarpeserta. Setiap regu diharapkan mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan menaati ketentuan yang berlaku dan menjadikan setiap tantangan sebagai pengalaman pembelajaran.
Sebanyak 22 mata lomba disiapkan untuk menguji beragam kecakapan Pramuka Penggalang. Materi perlombaan meliputi administrasi regu, packing, seragam Pramuka, tapak kemah, baris-berbaris, yel-yel regu, pioneering, semboyan dan isyarat, menaksir, serta sketsa panorama.

Selain keterampilan teknis kepramukaan, peserta juga mengikuti lomba pentas seni budaya, pidato bela negara, mengenal negara sahabat, senam Pramuka, peta pita, peta topografi dan kompas, video reportase, serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Kemampuan bertahan di alam terbuka dan kreativitas peserta turut diuji melalui lomba masak rimba, desain poster, koding, halang rintang, dan bivak.
Rangkaian mata lomba tersebut dirancang untuk mengembangkan berbagai kompetensi peserta, mulai dari ketangkasan, kreativitas, wawasan kebangsaan, kemampuan memecahkan masalah, hingga kekompakan dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan tantangan bersama.

Salah satu peserta, Marseana Irawan dari SMPN 53 Jakarta, menilai LT III menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang karena memberikan kesempatan untuk menguji keterampilan yang selama ini dipelajari di gugus depan.
“Menurut saya, LT III ini sangat seru dan menantang karena kami bisa menguji kemampuan yang selama ini dipelajari di gugus depan. Kami juga belajar bekerja sama, lebih mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Arseli Nazwa dari SMPN 136 Jakarta. Menurutnya, LT III bukan sekadar ajang untuk meraih kemenangan, melainkan juga kesempatan memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab setiap anggota regu.

“Bagi saya, LT III bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam regu. Saya mendapatkan banyak pengalaman baru dan berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar semakin banyak Pramuka yang berkembang,” tuturnya.
LT III merupakan bagian dari jenjang Lomba Tingkat dalam Gerakan Pramuka yang dilaksanakan secara berjenjang. Melalui kompetisi ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengukur kemampuan, meningkatkan kemandirian, melatih kepemimpinan, serta memperkuat kerja sama dalam regu.

Melalui penyelenggaraan LT III tahun 2026, Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Utara diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas pembinaan Pramuka Penggalang. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari serta meraih prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.
Pewarta: Kak Ade Fatoni

