Surabaya – Pembina dan anggota Pramuka Gugus Depan (Gudep) 10-049/10-050 SDN Petukangan Utara 06 Jakarta Selatan melaksanakan kunjungan edukatif ke B-P House Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai sejarah, perkembangan, dan nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka di Indonesia maupun dunia.
Selama berada di B-P House Indonesia, rombongan mengamati berbagai koleksi bersejarah yang berkaitan dengan dunia kepanduan. Di antaranya seragam Pramuka dari berbagai periode, lencana, tanda kecakapan, foto-foto kegiatan, dokumen penting, hingga perlengkapan kepramukaan yang memiliki nilai historis. B-P House Indonesia dikenal sebagai museum yang menyimpan koleksi pernak-pernik Pramuka terbanyak di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, peserta mendapat penjelasan langsung dari pendiri B-P House Indonesia, Kak Drs. Djoko Adi Walujo, ST., MM., DBA atau yang akrab disapa Kak Djoko AW, yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Jawa Timur. Ia memaparkan perjalanan panjang Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Anggota Pramuka aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai sejarah kepramukaan, tokoh-tokoh penting, serta perkembangan Gerakan Pramuka dari masa ke masa.

Ketua rombongan sekaligus Pembina Pramuka, Kak Agus Budi Utomo, mengatakan bahwa kunjungan ke museum memberikan pengalaman belajar yang tidak dapat diperoleh hanya melalui buku pelajaran.
“Kunjungan ke museum merupakan pengalaman belajar yang sangat berharga karena memberikan kesempatan kepada generasi saat ini untuk mengenal sejarah secara langsung melalui berbagai koleksi yang dipamerkan. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, cinta tanah air, serta semangat melestarikan nilai-nilai kepramukaan sebagai bagian dari warisan bangsa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para anggota Pramuka diharapkan semakin memahami makna Satya dan Darma Pramuka, sekaligus termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal membangun karakter dan jiwa kepemimpinan.
Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama serta pertukaran pernak-pernik kepanduan dari berbagai negara. Momen tersebut menjadi simbol persaudaraan dan komitmen anggota Pramuka untuk terus belajar, berkarya, serta menjaga semangat kepramukaan di tengah perkembangan zaman.
Pewarta: Kak Agus Budi Utomo

