Kepulauan Seribu – Pramuka SMA Labschool Kebayoran menggelar kegiatan Kemah Dewan Ambalan, Pelantikan Penegak Bantara dan Laksana, serta Karya Bakti di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, pada 17–19 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi sarana pembinaan karakter, peningkatan keterampilan, sekaligus penguatan kepedulian lingkungan bagi para peserta.
Sebanyak 22 anggota Pramuka SMA Labschool Kebayoran berkolaborasi dengan 30 anggota Pramuka dari SMKN 61 Kepulauan Seribu dalam berbagai kegiatan kepramukaan dan aksi konservasi lingkungan pesisir dan laut.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Labschool Kebayoran. Dalam sambutannya, ia berharap Pramuka SMA Labschool Kebayoran dapat menjadi pelopor bagi kegiatan ekstrakurikuler lainnya dalam membangun kolaborasi dengan berbagai instansi serta menjadi Pramuka sejati yang mampu menerapkan nilai-nilai pembinaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap Pramuka SMA Labschool Kebayoran dapat menjadi trigger bagi ekstrakurikuler lainnya untuk peduli, berkolaborasi dengan berbagai instansi, serta menjadi Pramuka sejati dalam proses pembinaan dan kehidupan di masa mendatang,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai uji keterampilan kepramukaan, di antaranya Uji Syarat Kecakapan Khusus (SKK) Pertolongan Pertama, SKK Renang, keterampilan memasak, memancing, serta praktik berkemah. Berbagai aktivitas tersebut dirancang untuk membentuk karakter peserta agar lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam berbagai situasi.
Selain pembinaan keterampilan, peserta juga terlibat langsung dalam kegiatan pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan laut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan mendapat dukungan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu melalui Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL). Dukungan diberikan dalam bentuk penyediaan bibit mangrove, bahan praktik transplantasi karang, serta tenaga pemateri yang memberikan edukasi kepada peserta mengenai konservasi lingkungan.
Kolaborasi antara SMA Labschool Kebayoran, SMKN 61 Kepulauan Seribu, dan Sudin KPKP Kepulauan Seribu menjadi salah satu nilai penting dalam kegiatan tersebut. Selain memperkuat sinergi antarlembaga, kerja sama tersebut juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan anggota yang telah memenuhi persyaratan kenaikan tingkat menjadi Penegak Bantara dan Penegak Laksana. Pelantikan tersebut menjadi simbol keberhasilan peserta dalam menyelesaikan berbagai tahapan pembinaan dan pengujian selama kegiatan berlangsung.
Salah satu peserta, Sultan, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat seru dan bermanfaat. Saya belajar menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bekerja sama dengan teman-teman. Selain itu, saya juga mendapatkan pengalaman baru dalam menjaga lingkungan melalui penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang,” katanya.

Kesan positif juga disampaikan Syatiawan dari SMKN 61 Kepulauan Seribu. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah yang baik untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kegiatan Perkemahan Naik Golongan dan Karya Bakti ini sangat memberikan pengalaman yang berharga. Saya merasa senang dapat berkolaborasi dengan peserta dari SMA Labschool Kebayoran dalam berbagai kegiatan kepramukaan dan pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, saya belajar pentingnya kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, dan kebersamaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Kemah Dewan Ambalan, Pelantikan Penegak Bantara dan Laksana, serta Karya Bakti ini, Pramuka SMA Labschool Kebayoran berharap dapat mencetak generasi muda yang berkarakter, berwawasan lingkungan, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Pewarta: Kak Satrio

