Jakarta — Pramuka DKI Jakarta menggelar aksi “sepeda sampah” dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di kawasan Bundaran HI, Minggu (26/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi nasional yang dipusatkan di Provinsi Aceh dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Sebanyak 30 anggota Pramuka dengan dukungan 11 unit sepeda diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka melakukan aksi bersih-bersih, pemilahan sampah, serta edukasi kepada masyarakat di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).
Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta di Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta oleh Ratiyono. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya peran aktif Pramuka dalam kegiatan sosial dan lingkungan, khususnya pada momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana.
“Peran Pramuka harus terlihat dalam kegiatan ini, terutama dalam kepedulian terhadap lingkungan. Tetap jaga kesehatan, keamanan, dan keselamatan selama bertugas,” ujarnya.

Sementara itu, Andalan Pengabdian Masyarakat Kwarda DKI Jakarta, Nana, menambahkan bahwa selain aksi bersih lingkungan, Pramuka juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemilahan sampah basah dan kering. Untuk mendukung hal tersebut, disediakan fasilitas tempat sampah yang dimobilisasi menggunakan sepeda dan tas sampah di sepanjang kawasan Bundaran HI.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta sejumlah lembaga non-pemerintah yang bergerak di bidang kebencanaan dan lingkungan.
Mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana” dengan tagline #SiapUntukSelamat, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Di Jakarta, momentum tersebut juga ditandai dengan pemukulan kentongan dan penyalaan sirene secara serentak sebagai simbol kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Melalui aksi ini, Pramuka DKI Jakarta diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam edukasi lingkungan sekaligus berperan aktif dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana.
Pewarta: Kak Oki

