Jakarta Barat — Semangat dan antusiasme terpancar dari 11 Pramuka Penggalang terbaik saat mengikuti Seleksi Calon Peserta Jambore Nasional Gerakan Pramuka ke-XII Tahun 2026 tingkat Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tamansari yang digelar di SMP Negeri 54 Jakarta, Senin (27/4). Seleksi ini menjadi gerbang awal bagi para peserta untuk mewakili wilayah Tamansari menuju ajang nasional di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur.

Sebanyak 11 peserta yang terdiri dari 6 putra dan 5 putri, seluruhnya merupakan Pramuka Penggalang Garuda, mengikuti proses seleksi dengan didampingi orang tua masing-masing. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Kwarran Tamansari Kak Sulaeman, Wakil Ketua Bina Muda Kwarran Tamansari Kak Satini, Andalan Kwarran Kak Adi Widiartono, serta perwakilan dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Barat Kak Zulfie yang bertindak sebagai peninjau.
Kegiatan dibuka oleh Kak Susilowati selaku Kepala Sekolah sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) Pramuka SMP Negeri 54 Jakarta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pangkalan SMP Negeri 54 Jakarta sebagai tuan rumah kegiatan seleksi tingkat ranting.

Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan jajaran kwartir, Kak Susilowati turut memberikan cenderamata berupa scarf biru “Prasus Ramsis” yang menjadi identitas Pramuka SMP Negeri 54 Jakarta.
Dalam arahannya, Ketua Kwarran Tamansari Kak Sulaeman menegaskan pentingnya sikap sportif dalam menerima hasil seleksi. “Apapun hasilnya, harus diterima dengan lapang dada. Yang terpenting adalah tetap aktif berkegiatan di Gerakan Pramuka, terus berkarya, dan berprestasi di gugus depan masing-masing,” pesannya.

Sementara itu, Kak Zulfie dari Kwartir Cabang Jakarta Barat yang juga menjabat sebagai Pimpinan Kontingen Daerah Pramuka DKI Jakarta untuk Jamnas XII 2026, memberikan motivasi kepada peserta. Ia menekankan bahwa Jambore merupakan “pestanya” Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar. Oleh karena itu, kesiapan peserta tidak hanya diukur dari keterampilan kepramukaan, tetapi juga keterampilan hidup seperti menjaga kebersihan, kesiapan fisik, pemahaman cuaca, kemandirian, serta kemampuan bersosialisasi.
Proses seleksi dilaksanakan melalui wawancara mendalam yang menguji pengetahuan dan kesiapan peserta, mulai dari teknik berkemah, memasak di alam terbuka, hingga kemampuan menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Pada kesempatan yang sama, Kak Daffa Zakariyal selaku Pembina Penggalang SMP Negeri 54 Jakarta, dipercaya menjadi Pembina Pendamping Regu Putra Kontingen Pramuka Jakarta Barat perwakilan dari Kwarran Tamansari. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta berharap seluruh proses persiapan menuju Jambore Nasional dapat berjalan lancar.

Perjalanan Kak Daffa menjadi sorotan tersendiri. Ia merupakan peserta Jambore Nasional X Tahun 2016 saat masih menjadi Penggalang di SMP Negeri 54 Jakarta. Kini, pada Jambore Nasional XII 2026, ia kembali terlibat dalam peran berbeda sebagai pembina pendamping. Momen ini menjadi bukti nyata proses pembinaan berkelanjutan dalam Gerakan Pramuka.
Dukungan juga datang dari orang tua peserta yang turut hadir. Mereka mengaku bangga dan bersyukur anak-anaknya dapat mencapai tahap seleksi ini, serta berharap dapat melangkah hingga mewakili daerah di ajang nasional.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi peserta terbaik yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki karakter, kemandirian, dan semangat pengabdian tinggi sebagai generasi muda Pramuka.
Pewarta: Pusdatin Kwarran Tamansari

