Bogor — Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (SAKO SPN) Daerah DKI Jakarta resmi menggelar Rapat Kerja Tahun 2025 pada Sabtu–Minggu, 29–30 November 2025, di Villa Syarimel Resort, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lebih dari 50 peserta hadir dalam kegiatan strategis ini, terdiri dari Pengurus Harian Pinsakoda SPN DKI Jakarta, Pinsakocab SPN se-Jakarta, serta para Ketua Gugus Depan SAKO SPN. Majelis Pembimbing Sakoda SPN DKI Jakarta Ir. KH. Irvan Jusuf, KH. Tri Gunawan Hadi, S.Sos., dan M. Teguh Sugiyono, S.A.P. juga turut hadir memberikan arahannya.

Raker dibuka oleh Kak M. Teguh Sugiyono, S.A.P. selaku Mabi Sakoda SPN DKI Jakarta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa soliditas organisasi dan penguatan karakter generasi penerus melalui Gerakan Pramuka menjadi kunci dalam melahirkan kader-kader unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Mengusung tema “Bersama Wujudkan Pramuka Berakhlak Mulia, Profesional, Religius, Mandiri dan Inovatif Generasi Emas 2045”, Raker 2025 membahas penyusunan program tahun 2026 melalui tiga komisi: Komisi Organisasi dan Administrasi, Komisi Bina Muda, dan Komisi Bina Wasa. Ketiga komisi ini merumuskan berbagai langkah penguatan pembinaan, termasuk peningkatan sinergi kegiatan bagi Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak.
Pada sesi malam setelah salat Magrib, para peserta menerima arahan keagamaan dari KH. Irfan Yusuf yang menekankan bahwa Pramuka memiliki peran strategis sebagai pembentuk moral generasi muda. Sesi serupa dilanjutkan saat Subuh oleh KH. Tri Gunawan Hadi, yang juga memberikan materi tentang keorganisasian dan kaderisasi pada hari kedua.

Rapat Kerja ditutup dengan pengesahan seluruh rekomendasi komisi, sekaligus penegasan fokus pembinaan generasi penerus (generus) sebagai arah utama program SAKO SPN DKI Jakarta di tahun mendatang.
Kak Adam, perwakilan Gudep SAKO SPN Jakarta Timur, menilai kegiatan ini semakin memperkuat kerja sama antarpengurus. “Raker tahun ini sangat bermanfaat. Diskusinya lebih terarah dan semua pihak terlihat solid untuk memajukan pembinaan Pramuka SPN di Jakarta,” ujarnya.
Sementara itu, Kak Alfi Karim, Pinsako SPN Jakarta Selatan, menyoroti kuatnya muatan nilai dalam setiap materi. “Materi keagamaan para Mabi benar-benar menyentuh. Kita diingatkan bahwa pembinaan generasi muda bukan hanya soal keterampilan, tapi juga akhlak dan karakter.”
Dengan terselenggaranya Rapat Kerja 2025, SAKO SPN DKI Jakarta berharap seluruh program yang telah dirumuskan dapat berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi pembinaan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Pewarta: sakospn.jakarta

