Jakarta Timur — Pramuka Peduli Kwartir Cabang (Kwarcab) Jakarta Timur menggelar Pelatihan Mitigasi Bencana pada Minggu, 30 November 2025, sebagai langkah memperkuat kapasitas relawan muda dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan berlangsung di Gedung Kasatlak Duren Sawit dan diikuti 61 anggota Pramuka dari seluruh Kwartir Ranting se-Jakarta Timur serta unsur relawan Pramuka Peduli.

Pelatihan dimulai pukul 08.00 WIB melalui upacara pembukaan yang berlangsung tertib dan khidmat. Wakil Ketua Abdimas Kwarcab Jakarta Timur, Kak Budi Novianto, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan bagian dari pengabdian nyata Gerakan Pramuka kepada masyarakat.
“Pelatihan seperti ini sangat strategis karena Pramuka harus siap siaga dan hadir membantu masyarakat kapan pun bencana terjadi. Bekal pengetahuan dan keterampilan menjadi kunci bagi relawan agar dapat bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Kak Budi.

Setelah upacara, Ketua Pelaksana Kak Marlina dari Bidang Pengabdian Masyarakat menyampaikan laporan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja Pramuka Peduli yang berfokus pada penanganan bencana dan aksi kemanusiaan.

Materi pelatihan diberikan oleh narasumber dari berbagai instansi kebencanaan, yakni Abdimas Kwarda DKI Jakarta, BPBD, Dinas Kesehatan, Basarnas, dan Gulkarmat. Peserta mendapatkan beragam materi, mulai dari pengenalan mitigasi bencana, pertolongan pertama, teknik evakuasi, penyelamatan, penanganan darurat kebakaran, hingga simulasi tanggap bencana.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang jalannya kegiatan, yang ditutup secara resmi pada pukul 16.00 WIB. Melalui pelatihan ini, Pramuka Peduli Jakarta Timur berharap dapat melahirkan relawan muda yang tangguh, terampil, dan siap diterjunkan membantu masyarakat ketika bencana terjadi.
Pewarta: Kak Ridwan

