Jakarta – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan kepramukaan. Berlandaskan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan Peraturan Kwartir Nasional Nomor 231 Tahun 2007, Kwarda DKI Jakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Asesor Akreditasi Gugusdepan (Gudep) sebagai langkah strategis penjaminan mutu pendidikan Pramuka di wilayah DKI Jakarta.

Kegiatan ini berlangsung dalam tiga tahap intensif, dimulai pada 27–29 Oktober 2025 dan dilanjutkan pada 5, 8–9 November 2025. Tahap pertama digelar di Gedung Aula Kwarda DKI Jakarta, sementara tahap praktik dan visitasi lapangan dilakukan di beberapa Gugusdepan pilihan serta diakhiri di Atharraz Hotel and Convention.
Wakil Ketua Kwarda DKI Jakarta Kak Dr. Syamsul Huda menegaskan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan langkah konkret dalam memastikan setiap Gugusdepan di Jakarta memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh Kwartir Nasional.

“Amanah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 sangat jelas: Gerakan Pramuka adalah penyelenggara pendidikan kepramukaan. Agar pendidikan ini berjalan optimal, Gugusdepan harus terakreditasi dan berkualitas,” ujar Kak Dr. Syamsul.
“Inti dari Bimtek ini adalah memahamkan calon asesor tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugusdepan sebagaimana tertuang dalam Keputusan Kwarnas Nomor 231 Tahun 2007,” tambahnya.

Materi yang diberikan mencakup aspek organisasi, administrasi, program kegiatan, hingga pembinaan peserta didik. Peserta dibekali kemampuan melakukan penilaian secara objektif, profesional, dan berorientasi peningkatan mutu bukan sekadar formalitas administratif.
Peran Vital Asesor dalam Menjaga Mutu Pendidikan Pramuka
Sebanyak 60 peserta dari enam Kwartir Cabang di Jakarta mengikuti kegiatan ini, termasuk Waka Binawasa dan Kepala Pusdiklat Kwarda DKI Jakarta. Mereka disiapkan menjadi garda terdepan dalam penjaminan mutu Gugusdepan di wilayah masing-masing.
Kehadiran Kepala Puslitbang Kwartir Nasional, Kak Djufri, turut memberikan nilai tambah pada kegiatan ini. Dalam arahannya, Kak Djufri menekankan pentingnya profesionalisme asesor dalam melaksanakan tugas penilaian agar akreditasi menjadi alat pembinaan yang efektif.

Kegiatan berlangsung lancar dengan partisipasi aktif seluruh peserta. “Dari hari pertama sampai hari terakhir, seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan tanpa izin meninggalkan acara,” ungkap panitia pelaksana Kak Eka Mulat.
Kak Samsul, perwakilan dari Kwarcab Kepulauan Seribu, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi. “Bimtek ini memberikan manfaat besar bagi kami di Kepulauan Seribu. Ini langkah awal untuk memperkuat eksistensi Pramuka di wilayah kami. Terima kasih kepada narasumber yang luar biasa seperti Kak Djufri, Kak Eka Mulat, Kak Sandra, Kak Tuti, dan Kak Farli yang telah memberikan pencerahan tentang akreditasi Gugusdepan.”

Sementara itu, Kak Reny dari Kwarcab Jakarta Timur menyoroti pentingnya kegiatan ini dalam menyamakan persepsi asesor di lapangan. “Bimtek ini meningkatkan kompetensi kami dalam memahami standar dan mekanisme akreditasi, sekaligus menyatukan persepsi tentang instrumen dan indikator penilaian. Narasumber menyampaikan materi dengan sangat jelas, sistematis, dan inspiratif.”
Sedangkan Kak Sugianto dari Kwarcab Jakarta Barat menilai Bimtek ini memberikan bekal penting sebelum para calon asesor melaksanakan visitasi. “Hal utama dalam visitasi adalah memberikan kesan bahwa akreditasi bukan beban, tetapi sarana pembinaan yang menyenangkan. Materi yang diberikan sangat lengkap, narasumber berintegritas, dan panitia melayani dengan sangat baik.”
Kwarda DKI Jakarta: Konsisten Membangun Kualitas dan Karakter
Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim panitia gabungan dari Bidang Orgakum, Renbang, dan Puslitbangda Kwarda DKI Jakarta, yang bekerja secara solid dan profesional. Persiapan yang matang mulai dari penyusunan jadwal, materi, hingga fasilitas pelatihan membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib.

Melalui kegiatan ini, Kwarda DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pembinaan dan pendidikan kepramukaan. Dengan asesor yang kompeten, setiap Gugusdepan diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan yang efektif bagi kaum muda membentuk pribadi yang tangguh, berkarakter, patriotik, dan berakhlak mulia.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kwarda DKI Jakarta menjadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar pembangunan karakter generasi muda di Ibu Kota.

Pewarta: Kak Eka Mulat

