Jakarta — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta akan menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 pada Sabtu (7/3) di Aula Sundoro Syamsuri, Gedung Kwarda DKI Jakarta, Jalan P. Diponegoro No. 26, Menteng, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Kerja Tahun 2026 dan menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program berjalan sekaligus merumuskan arah kebijakan kepramukaan di DKI Jakarta ke depan.
Rakerda dijadwalkan dimulai pukul 09.30 WIB dengan agenda daftar ulang peserta dan dilanjutkan upacara pembukaan yang mencakup laporan panitia, sambutan Ketua kwarnas, sambutan Kamabida, hingga penyerahan tunggul. Kegiatan pembukaan juga akan diisi dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Satya Darma Pramuka.
Pada sesi berikutnya, peserta akan menerima arahan dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta selaku Sekretaris III Mabida Gerakan Pramuka DKI Jakarta dengan topik “Peningkatan Indeks Pemuda Melalui Peran Serta Gerakan Pramuka DKI Jakarta”. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dijadwalkan menyampaikan materi bertema “Urban Sustainability Education”.
Agenda utama Rakerda meliputi paparan Program Kerja Tahun 2026, proyeksi Program Kerja Tahun 2027, serta laporan hasil Sidang Paripurna Daerah (Sidparda) 2026 yang kemudian dibahas dalam forum tanggapan dan diskusi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sidang komisi yang terbagi dalam empat kelompok pembahasan. Kelompok A membahas pengelolaan gugus depan dan kwartir serta tugas dan fungsi staf kwartir. Kelompok B fokus pada pengelolaan anggota dewasa serta peningkatan peran pembina dan pelatih. Kelompok C membahas kegiatan nasional dan prestasi kepramukaan, sementara Kelompok D mengulas pencatatan, pelaporan, dan pertanggungjawaban kegiatan.
Hasil pembahasan masing-masing komisi akan disampaikan dalam sidang pleno sebelum akhirnya Rakerda ditutup secara resmi oleh Ketua Kwarda DKI Jakarta.
Melalui Rakerda 2026 ini, Kwarda DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan anggota muda dan dewasa, serta memastikan program kepramukaan di ibu kota berjalan adaptif terhadap tantangan perkotaan dan kebutuhan generasi muda.

