Jakarta — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menggelar kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Aparatur, Relawan, serta Potensi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Rabu (13/5/2026), di Aula Gedung Kwarda DKI Jakarta.
Kegiatan yang mengusung tema “Pramuka Jakarta Siap untuk Selamat” ini diikuti oleh 40 peserta dari Kwartir Cabang se-DKI Jakarta. Pembinaan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan anggota Pramuka dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Ibu Kota.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Sub Kelompok Pemberdayaan Masyarakat dan Lembaga BPBD Provinsi DKI Jakarta, Basuki Rahmat, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif Pramuka dalam berbagai tahapan penanggulangan bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pramuka yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana, baik pada tahap pra, saat kejadian, maupun setelahnya,” ujarnya.
Ia juga secara resmi membuka kegiatan tersebut dan berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Sementara itu, Ketua Harian Kwarda DKI Jakarta, Ratiyono, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah yang rawan bencana seperti Jakarta.
“Kesiapsiagaan itu sangat penting. Ketika terjadi bencana, kita harus sudah memahami prosedur yang harus dilakukan agar bisa selamat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pramuka, Palang Merah Indonesia (PMI), serta berbagai instansi terkait yang selama ini bekerja sama dalam penanganan bencana di lapangan.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi kebencanaan dari narasumber berpengalaman. Materi yang diberikan meliputi pertolongan pertama seperti Bantuan Hidup Dasar (BHD), balut bidai, dan transportasi penderita yang disampaikan oleh Herman dari PMI Provinsi DKI Jakarta.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai manajemen bencana, adaptasi perubahan iklim, serta kesiapsiagaan gempa bumi yang disampaikan oleh Kak Subur Rojinawi dari Human Initiative.
Salah satu peserta, Juan Tri Nugroho dari Kwartir Cabang Jakarta Timur, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan ini memberikan pengalaman dan ilmu yang jarang diperoleh di tingkat kwartir cabang.

“Senang dan seru, dapat ilmu yang jarang diadakan di setiap Kwarcab, dan alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kwarda DKI Jakarta dan BPBD berharap para peserta mampu meningkatkan kapasitas diri serta menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di lingkungan masing-masing.

Pewarta: Pusdatin Kwarda DKI Jakarta

