Jakarta – Satuan Komunitas (Sako) SPN DKI Jakarta sukses menyelenggarakan Kemah Besar Daerah (Kembesda) Sako SPN DKI Jakarta 2025, sebuah kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh energi positif di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, pada 15–16 November 2025. Lebih dari 500 anggota Pramuka, mulai dari Penggalang, Penegak, hingga panitia, berkumpul dalam gelaran akbar ini.

Kegiatan ini bukan sekadar perkemahan tahunan. Kembesda tahun ini hadir dengan konsep yang lebih kuat, menekankan kebersamaan, nilai-nilai Islami, serta penguatan karakter entrepreneur bagi generasi muda Pramuka.
Acara resmi dibuka oleh Kak H. Muhamad Zarkasih, S.H., M.H., M.Si., Wakil Ketua Bidang Satuan Karya Pramuka, Satuan Komunitas Pramuka, dan Gugus Darma Pramuka Kwartir Daerah DKI Jakarta.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mengikuti kegiatan dengan penuh persaudaraan dan sportifitas. “Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga untuk masa depan,” pesannya kepada seluruh peserta.

Salah satu yang paling menarik perhatian pada Kembesda kali ini adalah hadirnya lomba Business Plan, sebuah terobosan baru bagi peserta, khususnya Pramuka Penegak.
Ketua Pelaksana, Kak Ismanto, menjelaskan alasan di balik hadirnya kompetisi ini. “Pramuka harus siap menghadapi tantangan, termasuk tantangan ekonomi. Business plan adalah bekal penting agar mereka bisa menjadi pionir ekonomi yang tangguh,” ujarnya.

Konsep ini disambut antusias oleh peserta. Dari kegiatan lapangan ke perencanaan usaha, peserta diajak memahami bahwa Pramuka tak hanya terampil di alam terbuka, tetapi juga mampu berdaya saing di dunia ekonomi kreatif dan islami.
Cuaca sempat menjadi tantangan besar ketika hujan deras mengguyur area perkemahan. Namun, hal ini tak menyurutkan semangat peserta. Justru hujan menjadi pengalaman tambahan yang menguji kesiapan, kekompakan, dan kemampuan manajemen risiko regu.

Kak Danish, peserta Penggalang dari Jakarta Utara, membagikan pengalamannya. “Seneng banget ikut kegiatan ini! Dapat banyak teman, pengalaman baru, sampai tantangan hujan yang bikin regu kami harus kompak menjaga tenda. Seru banget!”
Situasi tersebut justru memperkuat nilai kepramukaan: tangguh, sigap, dan solid dalam menghadapi situasi alam.
Selama dua hari kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pengalaman yang menyatukan tiga aspek penting yakni penguatan nilai Islami sebagai dasar karakter, Pengembangan kreativitas dan wawasan bisnis dan Kemandirian dan solidaritas sesama Pramuka.
Kembesda SPN 2025 tidak sekadar berakhir sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi ruang belajar besar yang membentuk karakter, ketangguhan, dan pola pikir enterpreneurial bagi anggota Pramuka Jakarta.
Melalui kegiatan ini, Sako SPN DKI Jakarta berharap dapat mencetak generasi Pramuka yang bukan hanya siap berpetualang di alam, tetapi juga siap menghadapi dinamika zaman, termasuk tantangan ekonomi dan sosial.
Pewarta: Banu Muhammad Alkindy
Pusdatin Kwarda DKI Jakarta

