Jakarta Barat – Regenerasi kepemimpinan Pramuka muda Jakarta Barat memasuki babak baru. Dewan Kerja Cabang (DKC) Jakarta Barat secara resmi membuka pendaftaran Seleksi Pergantian Antar Waktu (PAW) Dewan Kerja Cabang Jakarta Barat Masa Bakti 2024-2029. Acara pembukaan diselenggarakan dengan semangat untuk menyegarkan dan menguatkan barisan pengurus.

Secara simbolis, kegiatan ini dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Jakarta Barat, Kak Diding Wahyudin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan motivasi yang mendalam. “Saya mengajak generasi muda Pramuka Jakarta Barat untuk berani mengambil peran dalam proses regenerasi kepemimpinan ini,” ujar Kak Diding. Beliau menegaskan bahwa rekrutmen ini bukan sekadar mencari pengurus, melainkan “menjadi wadah pembentukan karakter sekaligus penguatan soft skill dan hard skill yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan kehidupan ke depan, baik di lingkungan organisasi maupun di masyarakat.”
Seleksi ini terbuka bagi anggota Pramuka aktif yang memenuhi sejumlah persyaratan ketat. Calon harus merupakan anggota aktif Gugus Depan di Jakarta Barat dengan surat rekomendasi dari Kwartir Ranting. Dari sisi jenjang, peserta harus telah dilantik sebagai Pramuka Penegak Bantara atau Pramuka Pandega, berusia 17-23 tahun, dan belum menikah.’

Selain syarat administratif, panitia juga menetapkan sejumlah syarat khusus seperti kesediaan menjalani masa bakti, melampirkan CV dan biodata, serta memiliki pengalaman mengikuti kegiatan kepramukaan minimal tingkat Kwartir Ranting. Calon juga diwajibkan mengikuti akun Instagram resmi DKC (@dkc_jakbar) dan berkomitmen mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Seleksi PAW ini membuka lowongan untuk mengisi posisi-posisi penting dalam struktur DKC Jakarta Barat. Untuk Badan Pengurus Harian, tersedia posisi Sekretaris dan Bendahara. Sementara untuk tingkat Bidang, rekrutmen dibuka untuk Bidang Kajian Kepramukaan, Bidang Kegiatan, Bidang Pembinaan dan Pengembangan dan Bidang Penelitian dan Evaluasi.
Proses seleksi dirancang untuk mendapatkan kandidat terbaik melalui serangkaian tahap yang komprehensif. Seleksi diawali dengan penilaian administrasi untuk mengecek kelengkapan dan kesesuaian dokumen.
Para calon yang lolos kemudian akan menghadapi tes pengetahuan umum Kepramukaan dan Dewan Kerja. Tahap berikutnya adalah Focus Group Discussion (FGD) yang berbasis studi kasus untuk menguji kemampuan pemecahan masalah dan kerjasama tim. Tahap akhir adalah wawancara individu untuk menggali motivasi, komitmen, dan kesesuaian visi-misi calon dengan peran yang akan diemban.
Menurut Kak Talia Putri Andini selaku Ketua Dewan Kerja Cabang Jakarta Barat, kualitas utama yang dicari bukan sekadar prestasi akademis atau jumlah piagam. “Kualitas utama yang kami cari dalam calon pengurus DKC adalah komitmen terhadap tanggung jawab, kemampuan bekerja sama dalam tim, serta memiliki etika dan kepribadian yang baik,” jelas Kak Talia. “Selain itu, calon pengurus juga diharapkan memiliki kemauan untuk terus belajar dan berkembang.”
Seleksi PAW DKC Jakarta Barat ini merupakan pintu gerbang bagi Pramuka muda untuk berkontribusi lebih nyata dalam pengambilan kebijakan dan pengelolaan program kepramukaan di tingkat cabang. Bagi yang memenuhi syarat dan siap berkomitmen, kesempatan ini merupakan ajang untuk mengasah kepemimpinan, memperluas jaringan, dan meninggalkan warisan positif bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Jakarta Barat. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram resmi @dkc_jakbar.
Pewarta: Kak Raka Surya Kurniawan

