Kepulauan Seribu – Saka Rintisan Yudha Brama Jaya menggelar kegiatan pembinaan dan pengenalan bagi Pramuka Penegak pada Rabu (4/11/2026), pukul 09.00 WIB, di Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Kegiatan tersebut diikuti oleh Pramuka Penegak dari pangkalan SMKN 61 dan MA PKU Pulau Tidung. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada Saka Rintisan Yudha Brama Jaya sekaligus didorong untuk mengenal dan berpartisipasi dalam bidang penanggulangan bencana.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Damkar Sektor 8 Gulkarmat Kepulauan Seribu, Kak Agus Sunarwan. Turut hadir Ketua Kwartir Cabang Kepulauan Seribu, Kak Rustini, serta Kak Teguh Prasetiyo selaku Andalan Kwarcab Bidang Abdimas sekaligus Pamong Saka. Kehadiran unsur Kwartir Cabang dan jajaran Gulkarmat tersebut menunjukkan dukungan terhadap pengenalan dan pembinaan Pramuka dalam bidang kesiapsiagaan serta penanggulangan bencana.
Dalam sesi pengenalan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai peralatan dan perangkat operasional kendaraan pemadam kebakaran, termasuk fungsi serta penggunaannya dalam mendukung penanganan kebakaran. Pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada anggota Pramuka untuk mengenal lebih dekat sarana yang digunakan petugas dalam menjalankan tugas penyelamatan dan penanganan keadaan darurat.

Selain itu, peserta mengikuti simulasi penggunaan kapal penyelamat (rescue boat) milik Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta. Melalui kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan sarana penyelamatan yang digunakan dalam penanganan keadaan darurat di wilayah perairan. Materi ini relevan dengan kondisi geografis Kepulauan Seribu yang membutuhkan kesiapan sarana dan personel dalam menghadapi berbagai situasi kedaruratan.

Pembinaan juga mencakup sosialisasi mengenai bencana kebakaran dan langkah-langkah pencegahannya. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta tentang cara mengenali potensi bahaya, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan upaya pencegahan kebakaran di lingkungan sekitar. Seluruh rangkaian pembelajaran menghadirkan Kak Suharmoko, Kak Taufik Akbar, dan Kak Muhammad Isro sebagai narasumber yang memberikan materi sesuai dengan bidang pengenalan dan praktik yang dilaksanakan.
Melalui kegiatan pembinaan dan pengenalan ini, Pramuka Penegak memperoleh wawasan serta pengalaman langsung mengenai peralatan pemadam kebakaran, sarana penyelamatan di perairan, dan upaya pencegahan kebakaran. Pengetahuan tersebut menjadi bekal awal untuk membangun kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, sekaligus memperkenalkan peran yang dapat dilakukan generasi muda dalam mendukung penanggulangan keadaan darurat sesuai kemampuan dan kapasitasnya.

Pengenalan Saka Rintisan Yudha Brama Jaya diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembangkan wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak yang memiliki minat terhadap bidang penanggulangan bencana di Kepulauan Seribu. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, anggota Pramuka diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap tanggap dan peduli terhadap keselamatan masyarakat. Upaya ini sekaligus memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi kedaruratan di wilayah kepulauan.

Pewarta: Moh Syukron Makmun

