Jakarta Timur – Sebanyak 120 peserta Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai wilayah Jabodetabek mengikuti kegiatan Latihan Gabungan Pramuka UHAMKA 2026 yang diselenggarakan oleh Pramuka UHAMKA selama dua hari pada Sabtu–Minggu, 9–10 Mei 2026, di Kampus FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Jakarta Timur. Kegiatan ini mengusung semangat bela negara melalui penguatan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan keterampilan dirgantara.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Rektor IV UHAMKA, Dr. Muhammad Dwifajri, M.Pd.I., yang dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut mampu membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.
“Semoga kegiatan bela negara ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam diri kita semua. Dan semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa membentuk kita menjadi pribadi yang lebih tangguh, mandiri, dan siap menghadapi tantangan,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Latihan gabungan tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Binamuda sekaligus dosen Prodi Bimbingan Konseling UHAMKA, Kak Dr. Sigit Muryono, M.Pd., Kons., serta Kepala Subseksi Minat Dirgantara Lanud Halim Perdanakusuma, Mayor Tek Jumadi, A.Md.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Lanud Halim Perdanakusuma dan Saka Dirgantara Lanud Halim Perdanakusuma yang berperan sebagai pemateri sekaligus memberikan legalitas penggunaan brevet bela negara kepada peserta.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi yang berfokus pada penguatan nasionalisme dan keterampilan lapangan. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi integrasi nilai Pancasila, UUD 1945, dan Gerakan Pramuka dalam menumbuhkan cinta tanah air sebagai wujud bela negara, sejarah perjuangan tokoh Muhammadiyah, wawasan kebangsaan, hingga orientasi teknologi drone yang dilanjutkan dengan praktik langsung pengoperasian drone.

Rangkaian kegiatan hari kedua dilanjutkan dengan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), Peraturan Penghormatan Militer (PPM), serta materi kewaspadaan nasional terkait Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT). Seluruh peserta kemudian mengikuti post-test sebagai evaluasi pemahaman terhadap materi yang telah diberikan.

Dalam penutupan kegiatan, Kak Sodikin, S.Pd. selaku pembina Pramuka UHAMKA melakukan pelepasan tanda peserta serta penyematan Brevet Bela Negara kepada peserta sebagai simbol telah mengikuti seluruh rangkaian latihan gabungan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta, panitia, dan para tamu undangan.

Melalui kegiatan ini, Racana K.H. Ahmad Dahlan dan Nyi Siti Walidah UHAMKA berharap dapat memperkuat karakter generasi muda Pramuka yang disiplin, berjiwa nasionalis, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan bangsa di masa depan.
Pewarta: Rayhan Vernandhi

