Jakarta Barat – Semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial yang diselenggarakan oleh Pramuka SMAN 85 Jakarta Ambalan KH Ahmad Dahlan – Malahayati Gudep 08.215–08.216 di Panti Asuhan Muhammadiyah, Sabtu (27/6/2026). Mengusung tema “Satu Hati, Satu Aksi, Berbagi Kasih Tanpa Batas”, kegiatan ini menjadi sarana bagi anggota Pramuka untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan melalui aksi nyata berbagi kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi.
Sebanyak 27 panitia bersama 30 anak panti asuhan tingkat Sekolah Dasar mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh keceriaan, dan kebersamaan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Pelaksana, Alifia Febriani, yang menyampaikan bahwa bakti sosial tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi anggota Pramuka dalam menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Kegiatan bakti sosial ini bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian, empati, dan semangat berbagi kepada sesama. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menerapkan nilai-nilai kepramukaan seperti gotong royong, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Berbagai kegiatan edukatif dan interaktif mengisi pelaksanaan bakti sosial tersebut. Acara diawali dengan doa bersama, sambutan, serta perkenalan panitia dengan anak-anak panti asuhan. Selanjutnya peserta mengikuti pemaparan materi mengenai Pola Hidup Bersih yang disampaikan oleh Dafindra selaku Pradana Putra.
Suasana semakin meriah saat anak-anak mengikuti games melukis keychain yang mengasah kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antara panitia dan peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dan diakhiri melalui sesi berbagi cerita (sharing session) yang berlangsung penuh kehangatan.
Pembina Putri Pramuka SMAN 85 Jakarta, Kak Nining Lasiyati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari Trisatya Penegak, khususnya dalam mengamalkan nilai ikut serta membangun masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Trisatya Penegak, yaitu ikut serta membangun masyarakat. Adik-adik berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan,” ujar Kak Nining.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses kegiatan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, sepenuhnya dikelola oleh Dewan Ambalan, sementara para pembina berperan sebagai pendamping dan fasilitator.
“Kami berupaya mewujudkan bahwa kegiatan Pramuka Penegak dilaksanakan dari, oleh, dan untuk Penegak itu sendiri. Mereka yang merancang, melaksanakan, sekaligus merasakan manfaat dari kegiatan ini sebagai bekal kehidupan,” tambahnya.

Antusiasme juga dirasakan oleh para peserta. Novi mengaku sangat senang dapat bermain dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama teman-teman di panti asuhan.
“Rasanya sangat senang dan ceria karena bisa bermain bersama teman-teman di panti asuhan. Semua kegiatan berlangsung seru dan menyenangkan,” ungkap Novi.
Sementara itu, Teguh mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus menumbuhkan rasa syukur dalam dirinya.

“Saya merasa bersyukur dan terharu bisa berbagi kebahagiaan secara langsung. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya menjadi lebih peduli terhadap sesama,” katanya.
Melalui kegiatan bertema “Satu Hati, Satu Aksi, Berbagi Kasih Tanpa Batas”, Pramuka SMAN 85 Jakarta Ambalan KH Ahmad Dahlan – Malahayati Gudep 08.215–08.216 berharap semangat kepedulian sosial, gotong royong, dan pengabdian yang menjadi nilai dasar Gerakan Pramuka terus tumbuh dalam diri generasi muda. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa anggota Pramuka tidak hanya belajar di lingkungan sekolah, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi-aksi sosial yang berdampak positif.
Pewarta: Ambalan SMAN 85 Jakarta

