Jakarta Utara – Anggota Pramuka Saka Wanabakti Jakarta Utara sukses mengukir prestasi dalam ajang Perkemahan Saka Wanabakti Jaya Raya (PERWIRA) yang digelar di Pedu Park, Bogor. Berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (22–24 Juni 2026), kontingen Jakarta Utara berhasil membawa pulang piala Juara 3 dalam perlombaan Krida Gunawana tingkat Jabodetabek.
Perjalanan kontingen dimulai pada Senin pagi, di mana seluruh peserta berkumpul di Kantor Walikota Jakarta Utara sebagai titik keberangkatan menuju lokasi perkemahan di Bogor.

Kegiatan PERWIRA ini diikuti oleh 14 anggota Saka Wanabakti Jakarta Utara. Mereka berkompetisi sekaligus menjalin silaturahmi dengan 14 perwakilan anggota dari berbagai wilayah lain, meliputi: Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Kepulauan Seribu, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Bekasi, dan Cianjur.
Rangkaian acara yang padat dan edukatif telah menanti para peserta, diawali dengan upacara pembukaan yang khidmat, dilanjutkan dengan lomba krida, dan ditutup dengan pentas seni yang meriah.
Daya tarik utama dari perkemahan ini adalah *Lomba Krida*. Kompetisi ini dirancang khusus agar setiap anggota Saka Wanabakti dapat mendalami dan memahami dengan baik empat krida utama, yaitu: Binawana, Tatawana, Reksawana, dan Gunawana.

Selain sebagai wadah uji kemampuan, lomba krida ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat tali persaudaraan antarwilayah se-Jabodetabek dan sekitarnya.
“Melalui lomba ini, para peserta tidak hanya berkompetisi secara sehat, tetapi juga belajar menyatukan visi dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujar salah satu panitia penyelenggara.
Kerja keras dan latihan intensif yang dilakukan oleh kontingen Jakarta Utara akhirnya membuahkan hasil. Dalam pengumuman pemenang, Saka Wanabakti Jakarta Utara dinyatakan berhasil meraih Juara 3 dalam Krida Gunawana se-Jabodetabek.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya anggota Pramuka di Jakarta Utara, untuk terus aktif, berprestasi, dan berdampak positif bagi masyarakat serta lingkungan hidup.
Pewarta: Kak Jesica Paat

