Bogor — Sebanyak 248 Pramuka Penggalang dari wilayah Kecamatan Grogol Petamburan mengikuti Jambore Ranting (Jamran) Kwartir Ranting (Kwarran) Grogol Petamburan yang digelar selama dua hari, Jumat–Sabtu, 12–13 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan (Buper) Cimandala, Bogor, Jawa Barat.

Jamran tahun ini mengusung tema “Penggalang Milenial: Ceria dan Membanggakan” dan diikuti oleh 31 regu perwakilan Gugus Depan (Gudep) tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Grogol Petamburan. Selama dua hari satu malam, para peserta diajak untuk berinteraksi langsung dengan alam serta mengembangkan karakter melalui berbagai kegiatan kepramukaan.
Sejumlah kegiatan utama digelar dalam Jamran ini, antara lain pentas seni, penjelajahan atau wide game, ibadah bersama, serta olahraga. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi keselamatan dari petugas Pemadam Kebakaran Sektor Grogol Petamburan terkait cara memadamkan api yang benar saat terjadi kebakaran.

Tidak hanya itu, panitia juga memberikan pelatihan keterampilan menyablon kepada para peserta. Antusiasme terlihat ketika para penggalang berbaris rapi menunggu giliran menyablon kaus yang telah mereka siapkan dari rumah.
Camat Grogol Petamburan, Kak Raditian Ramajaya, selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Ka Mabiran) Pramuka, menegaskan bahwa Jambore bukan sekadar kegiatan berkemah. Menurutnya, Jambore merupakan wahana pembentukan karakter bagi peserta didik.

“Jambore adalah kawah candradimuka bagi adik-adik penggalang untuk belajar disiplin, gotong royong, dan tanggung jawab yang tidak bisa didapatkan hanya di dalam kelas,” ujarnya saat upacara pembukaan sekaligus pelepasan peserta.
Meski sempat diguyur hujan ringan khas wilayah Bogor, kegiatan tetap berlangsung lancar dan penuh semangat. Suasana keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai area perkemahan, terutama saat pelaksanaan berbagai permainan dan kegiatan kelompok.

Salah satu peserta Penggalang Putri, Kak Andini, mengaku senang dapat mengikuti Jamran ini. Ia menyebut pengalaman wide game menjadi momen paling berkesan karena menuntut kekompakan regu. Sementara itu, Kak Raka, peserta Penggalang Putra, mengatakan kegiatan memasak mandiri dan api unggun menjadi pengalaman berharga yang mengajarkannya arti disiplin dan kerja keras.
Ketua Kwarran Grogol Petamburan, Kak Akhmad Luthfi, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang tetap tangguh mengikuti kegiatan meski kondisi cuaca sempat kurang bersahabat. Ia berharap pengalaman Jamran ini dapat menjadi bekal positif bagi para penggalang di Gugus Depan masing-masing.

Kegiatan Jambore Ranting Kwarran Grogol Petamburan resmi ditutup pada Sabtu siang dengan upacara pelepasan tanda peserta. Para penggalang kembali ke daerah masing-masing dengan membawa pengalaman berharga, sahabat baru, serta semangat untuk terus mengembangkan Gerakan Pramuka.

Pewarta: Kak Luthfi

