Jakarta – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Basic Safety Training pada 21–23 November 2025. Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Gedung Kwarda DKI Jakarta dan Gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, dengan fokus penguatan kapasitas anggota Pramuka dalam keselamatan dasar dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah masing-masing.

Kegiatan resmi dibuka oleh Kak Ratiyono, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Kwarda DKI Jakarta. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pembekalan keterampilan keselamatan bagi anggota Pramuka, khususnya mereka yang terlibat dalam Pramuka Peduli.
“Pramuka Peduli Kwartir Daerah DKI Jakarta harus mampu memberikan pemahaman tentang keselamatan diri dan orang lain dalam berbagai situasi. Melalui Basic Safety Training, para peserta dipersiapkan menjadi peer educator terkait kebencanaan maupun kejadian darurat di wilayah masing-masing, sesuai dengan tema kegiatan ‘Pramuka Peduli Jakarta Siap Untuk Selamat’,” ujar Kak Ratiyono.

Ketua pelaksana kegiatan, Kak Nana, melaporkan bahwa pelatihan diikuti oleh 58 peserta yang merupakan perwakilan dari enam Kwartir Cabang se-DKI Jakarta.Peserta berasal dari unsur Pramuka Peduli, relawan muda, serta anggota yang aktif dalam kegiatan sosial dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta menerima pembekalan dari tiga instansi utama yang terkait langsung dengan penanggulangan bencana dan keselamatan publik, yakni, BPBD Provinsi DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Materi pelatihan mencakup pemahaman dasar manajemen bencana, pertolongan pertama, keselamatan kebakaran, evakuasi darurat, hingga analisis risiko bencana di lingkungan perkotaan. Pembelajaran diberikan dalam bentuk paparan, simulasi, praktik lapangan, dan diskusi kelompok.
Melalui pelatihan ini, Kwarda DKI Jakarta berharap anggota Pramuka semakin siap terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya dalam hal mitigasi bencana dan penanganan kejadian darurat.

Kegiatan Basic Safety Training juga menjadi langkah strategis untuk mencetak kader muda Pramuka yang mampu menjadi edukator bagi lingkungan sekitarnya, serta memperkuat peran Pramuka sebagai garda terdepan dalam aksi sosial dan kesiapsiagaan bencana di Jakarta.
Dengan total 58 peserta dari seluruh Kwartir Cabang, pelatihan ini menjadi salah satu upaya nyata Kwarda DKI Jakarta dalam memperkuat kemampuan Pramuka Peduli untuk menciptakan Jakarta yang lebih siap, tangguh, dan selamat.

Pewarta: Kak Nana
Foto: Kak Uki Pusdatin Kwarda DKI Jakarta

