Jakarta Selatan — Kwartir Ranting Cilandak bekerja sama dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Sektor Kecamatan Cilandak menggelar Pelatihan Dasar Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan bagi 40 Pramuka Penegak. Kegiatan ini berlangsung di RPTRA Mawar, Kelurahan Lebak Bulus, sebagai bagian dari Sosialisasi Rintisan Saka Yudha Brama Jaya, satuan karya baru yang tengah dikembangkan Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta. (19/11)

Pelatihan dibuka oleh Kepala Sektor Gulkarmat Kecamatan Cilandak, Anwar Kamsari, ST, dan dihadiri oleh Ketua Kwartir Ranting Cilandak, Kak Joko Turanto, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, Kak Anwar menjelaskan bahwa Gulkarmat tengah menginisiasi pembentukan Saka Yudha Brama Jaya sebagai wadah pembinaan kebencanaan bagi generasi muda, khususnya dalam bidang penanggulangan kebakaran.
“Gulkarmat siap bekerja sama dengan masyarakat, termasuk Gerakan Pramuka. Melalui rintisan Saka ini, kami berharap semakin banyak peserta didik yang memahami kemampuan dasar penanggulangan kebakaran sehingga dapat mencegah insiden di lingkungan sekolah maupun rumah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Gulkarmat juga siap memberikan pelatihan lanjutan baik di sekolah maupun di gudep bila diperlukan.
Ketua Kwarran Cilandak, Kak Joko Turanto, menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Dalam arahannya kepada peserta, ia menekankan pentingnya memahami materi kebencanaan secara utuh dan aplikatif.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi adik-adik. Ikuti dengan serius dan sungguh-sungguh agar keterampilan yang dipelajari benar-benar dapat dilakukan, baik untuk diri sendiri maupun untuk menolong orang lain,” tegasnya.

Kak Joko mengingatkan bahwa kemampuan menolong merupakan bagian dari nilai luhur Pramuka, terutama darma Rela Menolong dan Tabah.
Pelatihan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00, dipandu oleh Tim Satgas Gulkarmat yang dikoordinasikan oleh Kak Sudrajat, M.I.Kom. Materi yang disampaikan meliputi Pengenalan Struktur Organisasi Gulkarmat, Perilaku api dan penyebab kebakaran, Bantuan Hidup Dasar (BHD), Penggunaan alat pemadam kebakaran, Teknik menggulung selang dan Pemadaman api dengan bahan sekitar
Tim Satgas Gulkarmat yang terlibat berjumlah delapan personel, dilengkapi dengan kendaraan pemadam kebakaran dan mobil rescue sebagai sarana pendukung praktik lapangan.
Pelatihan ini disambut antusias oleh peserta. Kak Taskya, Penegak Putri dari Gudep Pola (SMA 3 PGRI Cilandak), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang berharga. “Sangat menarik dan memberi pengalaman luar biasa,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Rizki Fajriansyah dari MAN 11 Jakarta yang berharap ada lebih banyak pelatihan lanjutan karena materi yang diberikan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Di akhir kegiatan, Tim Gulkarmat memilih 10 Penegak terbaik sebagai utusan Kecamatan Cilandak untuk mengikuti Perkemahan Jumat–Sabtu (Pejusa) yang diprogramkan Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta. Pengumuman disampaikan langsung oleh Kak Sudrajat.
Pelatihan dasar ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi para Penegak Cilandak dalam membangun kesiapsiagaan dan kemampuan awal penanggulangan kebakaran, sekaligus mendukung terbentuknya Saka Yudha Brama Jaya sebagai salah satu Satuan Karya inovatif di DKI Jakarta.
Pewarta: Kak Joko

