Jakarta Barat — Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putri Putra (Musppanitera) Ranting Kebon Jeruk Tahun 2026 resmi menetapkan kepengurusan baru Dewan Kerja Ranting (DKR) untuk masa bakti 2026–2029. Kegiatan yang diikuti 33 peserta ini berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dan menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan Pramuka di wilayah tersebut.

Peserta terdiri dari utusan gugus depan, pengurus DKR masa bakti 2023–2026, perwakilan Kwartir Ranting, serta Dewan Kerja Cabang Jakarta Barat. Mereka mengikuti rangkaian sidang secara komprehensif yang dirancang sebagai wadah pembelajaran demokrasi sekaligus kaderisasi kepemimpinan.
Ketua Kwartir Ranting Kebon Jeruk, Kak Adang, yang membuka kegiatan secara resmi menegaskan pentingnya musyawarah dalam proses pembentukan karakter anggota Pramuka.
“Musyawarah bukan hanya forum pengambilan keputusan, tetapi juga sarana pembelajaran demokrasi dan kaderisasi kepemimpinan bagi Pramuka Penegak dan Pandega,” ujar Kak Adang dalam sambutannya.
Rangkaian Musppanitera berlangsung melalui beberapa tahapan sidang terstruktur, mulai dari sidang pendahuluan untuk menetapkan kuorum, jadwal, tata tertib, hingga pemilihan presidium. Selanjutnya, Sidang Pleno I membahas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DKR masa bakti 2023–2026 beserta pandangan umum peserta.
Pada Sidang Pleno II, peserta menerima penyampaian rancangan rencana sasaran dan program kerja untuk periode 2026–2027. Pembahasan kemudian diperdalam melalui sidang komisi yang terbagi menjadi dua, yakni Komisi A (Organisasi) yang membahas mekanisme pemilihan serta tim formatur, dan Komisi B (Konsepsi) yang merumuskan rencana sasaran program kerja.
Tahapan dilanjutkan dengan Sidang Pleno III hingga V yang mencakup penyampaian hasil komisi, pemaparan visi dan misi calon, hingga proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua DKR melalui mekanisme voting.
Seluruh proses berjalan dengan sistematis menggunakan metode pleno untuk pembahasan umum, sidang komisi untuk pendalaman isu, serta pemungutan suara untuk menentukan kepemimpinan baru. Pendekatan ini dinilai mampu memastikan setiap aspirasi peserta tersalurkan secara demokratis.

Dari hasil pemilihan, Musppanitera menetapkan Brigas Arum Wangi dari SMKN 57 Jakarta sebagai Ketua DKR Kebon Jeruk masa bakti 2026–2029, serta Zahra Calista Ariandi dari SMK Triarga sebagai Wakil Ketua.
Acara kemudian ditutup oleh Ketua DKR Kebon Jeruk masa bakti 2023–2026 sebagai simbol serah terima kepemimpinan kepada pengurus baru.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru serta disahkannya rencana program kerja 2026–2027, Musppanitera Kebon Jeruk 2026 diharapkan mampu mendorong Pramuka Penegak dan Pandega di wilayah tersebut semakin aktif, kreatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Pewarta: DKR Kebon Jeruk

