Jakarta Selatan – SMP Suluh Jakarta menggelar kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Perjusa) yang dikemas sebagai rangkaian pelantikan anggota ekstrakurikuler di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, pada 18–19 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 296 siswa kelas VII, VIII, dan IX sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pengembangan minat bakat peserta didik.
Ketua pelaksana kegiatan, Febri Wianata, S.Pd, bersama Moch Fajar Rizkilah, S.Pd selaku Pembina Pramuka, menyusun rangkaian kegiatan yang memadukan pendidikan karakter, keterampilan, dan kebersamaan melalui aktivitas kepramukaan.

Perjusa secara resmi dibuka oleh Staf Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Suluh Jakarta, Erviani Dwi Putri, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana menumbuhkan kecintaan terhadap alam, kepedulian terhadap sesama, serta membangun sikap disiplin, mandiri, dan gotong royong.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para murid dapat menerapkan sikap cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, di samping disiplin, kemandirian, dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Pada hari pertama, peserta diajak memasak makan malam secara mandiri dengan menu nasi goreng yang dikreasikan oleh masing-masing kelompok. Setelah melaksanakan salat Isya berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan penjelajahan malam melalui sejumlah pos materi, antara lain baris-berbaris (PBB), morse malam, puzzle labirin, Kim Lihat, serta pos renungan yang menjadi sarana refleksi diri bagi para siswa.

Malam harinya, suasana Perjusa semakin semarak melalui kegiatan api unggun yang diisi dengan berbagai penampilan seni dari setiap kelompok. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelantikan anggota Ekstrakurikuler Pramuka, yang merupakan ekstrakurikuler wajib di SMP Suluh Jakarta.
Pelantikan tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Yudhi Crisnanda YP, S.Sos. Dalam amanatnya, ia mengingatkan agar anggota Pramuka mampu menjadi pribadi yang disiplin, berbudi pekerti luhur, serta mengamalkan Trisatya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah, tadarus Al-Qur’an, senam pagi, hingga kegiatan memasak sarapan secara mandiri. Setelah itu, para peserta menyiapkan dan menampilkan demonstrasi dari ekstrakurikuler yang mereka ikuti.
Selain Pramuka, SMP Suluh Jakarta juga memiliki beragam pilihan ekstrakurikuler, di antaranya PMR, Kriya, Marawis, Marching Band, Robotik, Paskibra, Taekwondo, dan Tari. Masing-masing ekstrakurikuler menampilkan atraksi maupun hasil karya sebagai bentuk pengenalan kepada seluruh peserta.

Rangkaian Perjusa ditutup dengan upacara penutupan sekaligus pelantikan anggota seluruh ekstrakurikuler yang dipimpin oleh Kepala SMP Suluh Jakarta, Fitriah Rahmawati, S.Pd.I., M.Pd. Penyematan tanda pelantikan dilakukan kepada perwakilan setiap ekstrakurikuler sebagai simbol resmi bergabungnya para siswa.
Dalam amanatnya, Fitriah berharap pengalaman selama Perjusa mampu membentuk karakter positif para siswa.
“Melalui kegiatan Perjusa dan pelantikan ini, kami berharap murid-murid menjadi pribadi yang lebih baik, tetap menjaga kekompakan, selalu siap dalam kondisi apa pun, serta mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, SMP Suluh Jakarta berharap pelantikan ekstrakurikuler tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan bagi seluruh peserta didik.
Pewarta: Teguh Wahyudi

