Jakarta Pusat — Saka Kalpataru Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan observasi pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di RW 01 Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, serta RW 02 Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih.
Sebanyak 18 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan memberikan pemahaman langsung terkait pengelolaan sampah organik dan anorganik di tingkat masyarakat. Observasi dilakukan dengan melibatkan warga setempat serta didampingi oleh pengurus lingkungan dan instansi terkait.

Kegiatan dibuka oleh Kusworo yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik di lapangan. “Harapannya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan nyata kepada peserta terkait pengelolaan sampah organik dan anorganik di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pengarahan dari Ketua RW setempat sebelum melakukan interaksi langsung dengan warga. Peserta melakukan sesi tanya jawab untuk memahami proses pemilahan sampah serta pengolahan sampah organik melalui metode komposting dan budidaya maggot.
Selain itu, peserta juga melakukan observasi terhadap bank sampah, mulai dari proses pengumpulan sampah anorganik dari warga, penimbangan, pencatatan, hingga mekanisme penjualan sampah.

Tidak hanya itu, peserta turut mempelajari pengelolaan sampah organik, mulai dari pengumpulan sampah rumah tangga, pengolahan di satu titik, hingga proses lanjutan seperti pembuatan kompos dan budidaya maggot. Proses pengangkutan sampah oleh Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan juga menjadi bagian dari pembelajaran lapangan.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak, di antaranya pegawai Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Pusat, aparatur kelurahan, serta Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Gambir dan Cempaka Putih.

Instruktur Saka Kalpataru Jakarta Pusat, Ridho dan Maulana, serta Pamong Saka Kusnadi turut mendampingi jalannya kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Saka Kalpataru Jakarta Pusat berharap peserta tidak hanya memahami konsep pengelolaan sampah secara teori, tetapi juga mampu melihat langsung praktik di lapangan serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi lingkungan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di wilayah perkotaan.
Pewarta: Saka Kalpataru Jakarta Pusat

