Jakarta TImur — Anggota Saka Kalpataru Jakarta Timur melaksanakan kegiatan Karya Bakti Lebaran 2026 dengan memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada para pemudik di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah selama periode arus mudik.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 19.00 WIB dengan melibatkan lima anggota Saka Kalpataru dan satu pamong Saka yang bertugas memberikan edukasi kepada calon pemudik maupun petugas yang berada di terminal.

Dalam pelaksanaannya, para anggota Saka Kalpataru melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat dengan cara berbincang santai maupun melakukan wawancara singkat terkait kebiasaan membuang sampah selama perjalanan. Selain itu, mereka juga menyampaikan informasi mengenai jenis-jenis sampah dan cara memilahnya agar dapat dibuang pada tempat yang sesuai.
Para peserta juga melakukan pendataan terkait jumlah sampah yang dihasilkan di area terminal setiap harinya. Melalui kegiatan edukasi tersebut, diharapkan jumlah sampah yang dihasilkan selama masa mudik dapat berkurang secara bertahap.
Ketua Dewan Saka Kalpataru Jakarta Timur, Jufri Haykal Martua Harahap, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran yang biasanya menghasilkan volume sampah cukup tinggi.
“Diharapkan dengan adanya edukasi kepada para pemudik, besaran sampah dapat diminimalisir sesuai dengan slogan kami yaitu #MudikMinimSampah,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kementerian Lingkungan Hidup sebagai pimpinan Saka Kalpataru tingkat nasional memberikan dukungan berupa kaos kegiatan, sementara Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta sebagai pimpinan Saka Kalpataru tingkat daerah menyediakan papan sandwich edukasi lingkungan yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi di terminal.
Melalui kegiatan Karya Bakti Lebaran 2026, Saka Kalpataru Jakarta Timur berharap para pemudik maupun petugas yang bertugas di terminal dapat lebih memahami pentingnya memilah dan mengelola sampah dengan baik, sehingga lingkungan terminal tetap bersih selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Pewarta: Saka Kalpataru Jakarta Timur

