Jakarta Timur — Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Cakung berkolaborasi dengan JIEP Foundation menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas Guru Berbasis ESQ Talent DNA di Business Centre PT JIEP, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB tersebut diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari guru SMA/sederajat sekaligus pembina Pramuka serta pengurus Kwarran Cakung. Pelatihan diberikan secara gratis oleh JIEP Foundation dengan menghadirkan narasumber dari Tim ESQ Ary Ginanjar Agustian.

Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, khususnya dalam membantu guru memahami potensi diri dan pengembangan karakter berbasis pendekatan ESQ Talent DNA.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sesi pelatihan dan penguatan kapasitas guru berbasis ESQ Talent DNA. Para peserta juga mendapatkan fasilitas berupa life tools Talent DNA, sertifikat, goodie bag, hingga kesempatan menjadi talentist.
Sekretaris JIEP Foundation, Pribadi Mujahid, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara JIEP Foundation dan Gerakan Pramuka dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

“Karena kegiatan pertama berkolaborasi dengan Pramuka dalam usaha peningkatan mutu para guru maka ke depan diharapkan lebih intens dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwarran Cakung, Purwanto, S.Pd., menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas guru sekaligus pembina Pramuka di wilayah Cakung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan JIEP Foundation Purwati, Bendahara Yayasan Nurchalim, narasumber Team ESQ Coach Zakki, serta jajaran pengurus Kwarran Cakung.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan potensi diri, penguatan karakter, serta pendekatan humanis dalam dunia pendidikan. Pelatihan ini juga diarahkan agar para guru mampu memahami kekuatan alami yang dimiliki sehingga dapat menerapkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan karakter peserta didik.

Salah satu peserta, Kak Sarifah dari SDN Penggilingan 09, mengaku pelatihan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai potensi diri dan pengembangan karakter.
“Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam tentang potensi diri yang sesungguhnya dan membuat peserta lebih percaya diri, serta membantu mencapai tujuan hidup berdasarkan kekuatan bawaan yang dipadukan dengan nilai spiritual,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Kak Brantia dari SDN Penggilingan 09. Menurutnya, pelatihan ESQ Talent DNA membantu guru memahami karakter dan potensi diri sehingga mampu menjalankan peran sebagai pendidik dengan lebih efektif dan minim stres.

Ia juga menilai pendekatan tersebut dapat membantu sekolah dalam memetakan tugas berdasarkan kecocokan talenta masing-masing guru sehingga menciptakan kerja tim yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Kwarran Cakung dan JIEP Foundation berharap kolaborasi di bidang pendidikan dan pengembangan karakter dapat terus berlanjut guna menciptakan guru dan pembina Pramuka yang lebih adaptif, humanis, dan mampu membangun generasi muda yang berkualitas.
Pewarta: Kwartir Ranting Cakung

