Jakarta — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membahas dukungan terhadap program Ticket to Life yang ditujukan bagi anak-anak dalam situasi rentan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026, di Gedung Graha Ali Sadikin lantai 19, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta.
Audiensi ini diinisiasi oleh Bidang Pengabdian Masyarakat Kwarda DKI Jakarta sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembinaan generasi muda. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Harian Kwarda DKI Jakarta Kak Ratiyono, Andalan Kwarda DKI Jakarta Kak Siti Maryana, serta Kak Mahardhika.
Rombongan Kwarda DKI Jakarta diterima langsung oleh Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Kak Fajar Eko Satriyo beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, Kwarda DKI Jakarta menyampaikan permohonan dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap pelaksanaan program Ticket to Life.

Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi DKI Jakarta, Kak Fajar Eko Satriyo, menyambut baik inisiatif yang digagas oleh Gerakan Pramuka tersebut. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada prinsipnya mendukung pelaksanaan program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pembinaan karakter anak.
“Insya Allah kami mendukung sepenuhnya program Ticket to Life ini. Silakan diajukan proposal lengkap dengan profil lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan program,” ujar Fajar dalam audiensi tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka yang telah menginisiasi kegiatan positif bagi anak-anak, khususnya yang berada dalam kondisi rentan. Menurutnya, program seperti ini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta pembentukan karakter generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pramuka yang telah memperhatikan tumbuh kembang anak. Harapannya ke depan akan semakin banyak titik laboratorium program Ticket to Life sehingga karakter anak bangsa yang berlandaskan kode kehormatan Pramuka dapat semakin tertanam,” tambahnya.

Program Ticket to Life merupakan program yang bertujuan memberdayakan anak-anak dalam situasi rentan agar siap menghadapi kehidupan atau Ready for Life, sejalan dengan visi World Organization of the Scout Movement (WOSM).
Program ini dilaksanakan melalui berbagai pendekatan pembinaan, di antaranya penanaman nilai kebangsaan, pembiasaan karakter positif, serta peningkatan kapasitas kecakapan hidup bagi anak-anak peserta program.
Adapun anak-anak yang menjadi sasaran program Ticket to Life meliputi anak terdampak bencana, anak yatim piatu, anak jalanan, anak dari keluarga prasejahtera, hingga anak yang berhadapan dengan hukum.
Inisiatif yang digagas oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) bersama Kwarda DKI Jakarta ini juga dinilai sejalan dengan berbagai program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung kesejahteraan anak, salah satunya melalui program Taman Anak Sejahtera yang digagas oleh pemerintah daerah.
Melalui sinergi antara Gerakan Pramuka dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, diharapkan program Ticket to Life dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak dalam situasi rentan, sehingga mereka memperoleh kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan dengan lebih baik.
Pewarta: Kak Nana

