Jakarta Utara — Dewan Kerja Ranting (DKR) Koja menggelar Pelatihan Dewan Ambalan Tahun 2026 di SMAN 110 Jakarta, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang diikuti para pengurus Dewan Ambalan se-Kecamatan Koja ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, serta kualitas tata kelola Ambalan.
Mengusung tema “Semangat Inovasi, Nalar Empati, dan Resiliensi Generasi Ambalan Koja” atau disingkat SINERGI, pelatihan ini menjadi wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak agar mampu menjalankan organisasi secara terarah, inovatif, dan berkarakter.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Koja, Kak M. Nurkholis Marwan, SE. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kepedulian pengurus Dewan Ambalan terhadap perkembangan Ambalan masing-masing serta pemahaman terhadap ketentuan organisasi yang berlaku.
“Kami di sini mengajak adik-adik Dewan Ambalan untuk lebih peduli dengan ambalannya masing-masing agar terbentuknya Ambalan yang sesuai dengan jukran yang ada. Lalu dengan adanya kegiatan ini kami berharap adik-adik dapat menambah pengetahuan serta wawasan dalam mengelola ambalannya masing-masing,” ujar Kak M. Nurkholis.
Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diisi dengan empat sesi materi utama. Materi pertama mengenai Pemahaman Polmekbin 176 Tahun 2013 disampaikan oleh Kak Darpi. Selanjutnya, Kak Herry Wiweko membawakan materi Simulasi Musyawarah Ambalan, sedangkan materi Jukran Dewan Ambalan 231 Tahun 2017 disampaikan oleh Kak Junaedi Kelana.
Selain ketiga materi tersebut, peserta juga mengikuti sesi Gelar Karya Penegak yang dipandu oleh panitia. Rangkaian kegiatan tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga dilengkapi diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung untuk memberikan pemahaman yang lebih aplikatif kepada peserta.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan manajemen organisasi, memahami standar administrasi serta tata kelola Ambalan, hingga mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan inovasi dalam menyusun program kerja.

Pelatihan Dewan Ambalan 2026 berlangsung hingga pukul 15.50 WIB dan ditutup dengan evaluasi bersama serta foto bersama peserta, panitia, dan pemateri.
Melalui pelatihan bertema SINERGI ini, DKR Koja berharap para pengurus Dewan Ambalan dapat menjalankan perannya secara lebih optimal. Selain memiliki kemampuan organisasi yang baik, mereka juga diharapkan tumbuh menjadi generasi Pramuka Penegak yang disiplin, inovatif, berempati, dan berkarakter, serta mampu membawa kemajuan bagi Gerakan Pramuka di Kecamatan Koja.
Pewarta: Kak Ade Fatoni

