Jakarta Utara — Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Gerakan Pramuka Jakarta Utara. Muhammad Hanan Dzakwan, anggota Dewan Kerja Ranting (DKR) Kecamatan Koja, mendapat kehormatan untuk mengemban tugas sebagai pembaca Teks Dasa Darma Pramuka dalam Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan di lingkungan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
Berasal dari Kwartir Ranting Koja, Kwartir Cabang Jakarta Utara, Kwartir Daerah DKI Jakarta, Hanan membawa semangat dan kebanggaan daerahnya ke panggung nasional. Penugasan ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus bentuk kepercayaan terhadap generasi muda Pramuka yang siap mengambil peran dalam momentum penting kebangsaan.

Di balik tugas yang diembannya, terdapat tanggung jawab besar untuk menyampaikan nilai-nilai luhur kepramukaan di hadapan para pimpinan Kwartir Nasional, andalan nasional, serta seluruh peserta upacara. Dengan penuh kesungguhan, petugas pembaca Dasa Darma diharapkan mampu menyuarakan sepuluh butir pedoman moral Pramuka secara lantang, jelas, dan berwibawa.
Pembacaan Dasa Darma bukan sekadar bagian dari rangkaian tata upacara Gerakan Pramuka. Lebih dari itu, Dasa Darma merupakan pengingat akan nilai-nilai yang menjadi landasan bagi setiap anggota Pramuka dalam bersikap, bertindak, dan mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, serta negara.
Sepuluh butir Dasa Darma mengajarkan ketakwaan, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, patriotisme, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesucian dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, nilai-nilai tersebut memiliki makna yang semakin mendalam. Semangat persatuan, pengabdian, dan tanggung jawab generasi muda menjadi fondasi penting dalam melanjutkan cita-cita bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, tugas sebagai pembaca Dasa Darma memiliki arti strategis. Suara yang menggema dalam upacara bukan hanya menyampaikan rangkaian kata, melainkan juga mengingatkan seluruh peserta tentang pentingnya mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan dukungan Kak Budi Waseso, Hanan menjalankan peran yang menuntut kesiapan, kedisiplinan, keberanian, serta kemampuan menjaga ketenangan di tengah suasana upacara resmi.
Semoga penugasan ini menjadi pengalaman berharga yang semakin memperkuat semangat pengabdian Hanan serta menginspirasi anggota Pramuka lainnya untuk terus berkembang dan berani melangkah menuju kesempatan yang lebih luas.
Pewarta: Kak Jesica Paat

