Jakarta Utara – Suasana di Kantor Walikota Jakarta Utara pada Selasa, 12 Mei 2026, terasa penuh semangat dan antusiasme. Puluhan anggota Saka Bakti Husada (SBH) dari berbagai pangkalan berkumpul dalam satu tujuan: belajar memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mengoptimalkan media sosial organisasi.
Di antara 50 peserta yang hadir, tujuh anggota SBH Cilincing turut ambil bagian dalam kegiatan pembinaan tersebut. Mereka datang bukan hanya untuk mendengarkan, tetapi juga untuk mencoba langsung bagaimana AI dapat membantu membuat konten yang lebih cepat, menarik, dan efektif.

Salah satu momen paling menarik terjadi saat sesi praktik dimulai. Para peserta diberikan tantangan oleh pemateri, Kak Radius, untuk membuat sebuah konten media sosial menggunakan teknologi AI. Tantangan ini menjadi ajang pembuktian sekaligus kesempatan untuk mengasah kemampuan yang baru saja dipelajari.
Di tengah suasana yang penuh fokus dan rasa penasaran, Ka Laras, anggota SBH Cilincing, tampil percaya diri. Dengan mengikuti setiap langkah yang dijelaskan, ia berhasil menyelesaikan tantangan tersebut dengan baik. Hasil karyanya dinilai memenuhi kriteria yang diharapkan.
Atas keberhasilannya itu, Ka Laras pun membawa pulang suvenir sebagai bentuk apresiasi dari pemateri. Momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi rekan-rekan SBH Cilincing yang turut hadir.

Kegiatan pembinaan ini tidak hanya berfokus pada penggunaan AI semata. Peserta juga dibekali pemahaman tentang cara otak manusia memproses informasi, sehingga mereka dapat membuat konten yang lebih mudah dipahami dan menarik perhatian audiens. Selain itu, peserta juga mempelajari karakteristik pengguna di berbagai platform media sosial agar pesan yang disampaikan dapat lebih tepat sasaran.
Ketua Dewan Saka SBH Cilincing, Ka Dana, mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman dan wawasan baru yang bermanfaat. “Saya merasa senang karena mendapatkan ilmu baru tentang AI dan media sosial,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan oleh Ka Syimah yang juga merasa antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan ini sangat membantu dalam memahami teknologi yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini dibuka oleh Pimpinan Saka Bakti Husada Jakarta Utara, Ka Vita, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya memahami materi agar dapat diterapkan di pangkalan masing-masing.
Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan digital anggota SBH, khususnya dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat melalui media sosial.
Bagi Ka Laras, suvenir yang dibawanya pulang bukan hanya hadiah, tetapi simbol dari keberanian untuk mencoba hal baru dan semangat untuk terus berkembang di era digital.
Pewarta: Kak Ananda Arthadana Putra

