Jakarta ā Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka resmi menetapkan perubahan warna pada logo Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 melalui Surat Keputusan Nomor 061 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 12 Mei 2026.
Perubahan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi terhadap logo sebelumnya yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 037 Tahun 2026. Dalam keputusan terbaru ini, Kwarnas juga menyatakan bahwa keputusan sebelumnya dicabut dan tidak berlaku lagi.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn) Drs. Budi Waseso, dalam keputusan tersebut menyebutkan bahwa perubahan warna dilakukan untuk memperkuat makna simbolik Jambore sebagai pertemuan besar Pramuka Penggalang yang identik dengan semangat, keberanian, dan energi yang direpresentasikan melalui warna merah.
Logo terbaru Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengandung berbagai filosofi yang mencerminkan nilai-nilai kepramukaan. Stilasi bulir padi melambangkan ketahanan dan kemandirian bangsa, sementara lengkung hijau berbentuk inisial āJā menggambarkan pertumbuhan, harapan, dan keberlanjutan.
Selain itu, tiga elemen dalam logo merepresentasikan Tri Satya sebagai landasan utama Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda. Bentuk keseluruhan yang menyerupai perisai juga dimaknai sebagai simbol ketahanan dan kesiapan Pramuka dalam menghadapi tantangan zaman.

Secara keseluruhan, arah visual logo yang mengalir vertikal menggambarkan pertumbuhan dan optimisme generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Sementara itu, penggunaan gradasi warna menunjukkan proses pembinaan Pramuka yang berkelanjutan, serta mencerminkan semangat kreativitas dan energi generasi muda.
Melalui perubahan ini, Kwarnas berharap identitas visual Jambore Nasional XII Tahun 2026 semakin kuat dan mampu merepresentasikan semangat persatuan, karakter, serta peran strategis Pramuka dalam membangun generasi muda Indonesia.
Download Surat Keputusannya disini

