Jakarta Utara — Semangat dan dedikasi tinggi ditunjukkan oleh Muhammad Taufik, anggota Saka Bhayangkara angkatan 8, yang tetap menjalankan tugasnya meski tengah mengalami cedera. Peristiwa ini terjadi di kawasan Taman Impian Jaya Ancol pada Senin, 23 Maret 2026.
Kak Taufik mengalami kecelakaan setelah terjatuh dari sepeda motor, yang mengakibatkan tulang tangannya mengalami pergeseran. Saat ini, ia harus menggunakan alat gantungan tangan untuk membantu proses pemulihan.

Meski dalam kondisi tersebut, Kak Taufik tetap menunjukkan komitmennya terhadap tugas yang telah diembannya. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya sudah terdaftar untuk kegiatan KBL, sehingga merasa memiliki tanggung jawab untuk tetap berpartisipasi.
“Saya merasa harus bertanggung jawab dengan tugas KBL ini. Orang tua juga sangat mendukung kegiatan saya, sehingga saya tidak merasa khawatir untuk menjalaninya,” ujar Kak Taufik.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya telah menjalani pengobatan dan saat ini proses penyembuhan sudah berjalan selama kurang lebih dua bulan. Di tengah keterbatasan fisik yang dialami, Kak Taufik mengaku tetap merasa senang bisa terus bertugas.
“Saya senang tetap bisa bertugas walau dengan keadaan tangan seperti ini,” tambahnya.
Kisah Kak Taufik menjadi inspirasi tentang arti tanggung jawab dan semangat pantang menyerah, terutama bagi generasi muda dalam menjalankan kewajiban meskipun menghadapi tantangan fisik.

Pewarta : Kak Jessica Paat

