Jakarta — Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) DKI Jakarta Kak Vina Dwi Cahyani memaparkan hasil Sidang Paripurna Daerah (Sidparda) DKI Jakarta Tahun 2026 dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta yang digelar di Gedung Kwarda DKI Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Dalam pemaparannya, Kak Vina menjelaskan bahwa Sidparda menjadi forum penting bagi unsur Pramuka Penegak dan Pandega untuk melakukan evaluasi program kerja serta merumuskan arah kegiatan Dewan Kerja Daerah ke depan. Forum tersebut juga menjadi wadah penyampaian aspirasi anggota Pramuka di tingkat daerah.

Kak Vina berharap setiap keputusan yang dihasilkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas Pramuka Penegak dan Pandega, sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta memiliki daya saing yang tinggi di tengah tantangan kota global.
“Kami juga menaruh harapan besar agar forum ini dapat mendorong optimalisasi pembidangan di Dewan Kerja, sekaligus memperkuat pembinaan kepada seluruh Dewan Kerja se-DKI Jakarta.” Ujar Kak Vina.
Ia juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Dewan Kerja Daerah DKI Jakarta telah melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh enam Kwartir Cabang se-DKI Jakarta. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan di antaranya Sidang Paripurna Daerah 2025, Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI), serta berbagai kegiatan partisipatif lainnya yang diikuti ratusan peserta dari unsur Pramuka Penegak dan Pandega.
Selain laporan kegiatan, DKD DKI Jakarta juga memaparkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Beberapa program yang disiapkan antara lain RUTE KOTA yang berfokus pada peningkatan kompetensi metodik, digital, serta inovasi bagi anggota Pramuka.
Program lain yang akan dilaksanakan adalah Jakarta Scout Achievement 2026, yaitu ajang apresiasi bagi Pramuka Penegak dan Pandega berprestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik.
DKD DKI Jakarta juga merencanakan kegiatan Jakarta Scoutpreneur Summit 2026, yaitu pelatihan kewirausahaan yang bertujuan membekali anggota Pramuka dengan keterampilan bisnis, mulai dari perencanaan usaha, pemasaran, manajemen keuangan, hingga pengelolaan risiko usaha.

Selain itu, kegiatan Jamboree On The Air dan Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) kembali direncanakan sebagai ajang komunikasi Pramuka dunia melalui pemanfaatan teknologi radio dan internet.
Dalam Sidparda tersebut juga disampaikan sejumlah rekomendasi strategis untuk penguatan tata kelola Dewan Kerja. Di antaranya adalah setiap kegiatan diwajibkan memiliki indikator keberhasilan yang selaras dengan rencana strategis organisasi serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Rekomendasi lainnya meliputi penguatan program kewirausahaan berbasis ekosistem berkelanjutan, dan Raimuna Daerah sebagai program unggulan pembinaan terpadu, serta pembentukan sistem monitoring dan evaluasi program berbasis data bersama bidang penelitian dan evaluasi.

DKD DKI Jakarta juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi dengan instansi pemerintah daerah serta peningkatan pembinaan gugusdepan di perguruan tinggi guna memperkuat pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega secara berkelanjutan.
Melalui pemaparan hasil Sidparda tersebut, diharapkan seluruh jajaran Gerakan Pramuka di DKI Jakarta dapat bersinergi dalam melaksanakan program pembinaan generasi muda yang lebih terarah, inovatif, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Download Hasil Sidparda disini
Pewarta: Pusdatin Kwarda DKI Jakarta

